Eti Susanti (Tribun Pontianak)
Masih ingat dibenak rakyat Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat yang dihebohkan kasus pemerkosaan disertai pembuhan terhadap Eti Susanti 19 tahun, Siswi SMKN 1 Sekura, Teluk Keramat, Kab. Sambas yang terjadi hampir setahun lalu. Sempat diberitakan hilang beberapa hari, mayat siswi SMKN 1 Sekura tersebut ditemukan membusuk di kawasan hutan karet Dusun Sangge Mangge, Kabupaten Sambas pada hari Rabu 11 Januari 2012 lalu.Sentak kabar penemuan mayat tersebut membuat keluarga dan SMKN 1 Negeri Sekura berduka, rasa ingin diungkap pelaku pembunuhan pun disampaikan oleh berbagai pihak, banyak pihak yang merasa geram akan tindakan bejat pelaku pembunuhan tersebut. 

Seperti yang dilansir oleh media tribun Pontianak, ayahanda Eti Susanti mengungkapkan kepada wartawan agar pihak kepolisian menangkap siapa yang tega menghabisi nyawa putrinya tersebut. Ia juga meminta siapapun pelakunya diproses sesuai hukum. Namun hampir setahun ini bagaimanakah perkembangan kasus tersebut? Sudah ditangkapkah pelaku pemekosaan dan pembunuhan tersebut? Jawabannya tidak! 

Banyaknya kasus kriminal yang terjadi di Kabupaten Sambas dan Kalbar tentu membuat pihak kepolisian menjadi sibuk sehingga secara perlahan satu persatu kasus yang hangat pada waktunya harus sedikit tenggelam perlahan-lahan, akhirnya keluarga korban hanya menanggung duka tanpa kepastian hokum terhadap pelaku. Sementara pelaku, bebas berkeliaran tanpa, masyarakat lainnya? Siap-siap menerima nasib yang sama jika pelaku tidak segera ditangkap. Lambanya kasus ini apakah berarti Polres Sambas dan Polda Kalbar Mandul??? Boleh saja dibilang YA….

Belum lama pembunuhan kembali terjadi, yang juga terjadi di Jawai, Kabupaten Sambas. Korban adalah Najira berumur 13 tahun, lagi dan lagi kasus sadis yang terjadi di Kabupaten Sambas yang dikenal dengan istilah Sambas Terigas ini tetap tak terselesaikan oleh pihak kepolisian. Hal ini cukup untuk membuat statement bahwa Polres Sambas dan Polda Kalbar terkesan Mandul, serta tidak dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat. Tulisan ini bukanlah untuk menghakimi kinerja dari pihak kepolisian, namun merupakan bentuk dari kekecawaan atas kinerja polisi yang dinilai lamban, apalagi kasus ini sudah lama sekali. Apakah pihak kepolisian menunggu korban berikutnya baru akan bertindak?



Refferensi :
Tribun Pontianak: http://pontianak.tribunnews.com/2012/01/13/eti-susanti-ditemukan-membusuk
Equator (Harian Rakyat Kalbar): http://www.equator-news.com/patroli/20120119/susan-dibunuh-terencana-paman-najira-menghilang

Share on :
.......................................




Translate

PSF

PSF