Salam Blogger!
Kali ini postingan ane adalah tentang " Sungai Sekura, Surganya Burung Walet ", yang mana harus di ceritakan dulu lah, dimana seh Sungai Sekura itu? Dan kenapa ia bisa menjadi surganya bagi burung walet? Yuk kita simak di bawah ini :
Sungai Sekura adalah salah satu sungai yang terdapat di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat tepat nya berada Di Kecamatan Teluk Keramat.
Kecamatan Teluk Keramat yang memiliki luas wilayah 1.358,1 Km² (Sebelum ada pemekaran) dan berbatasan dengan :
1 Sebelah Selatan berbatasan dengan Kecamatan Sambas dan Sejangkung
2 Sebelah Utara berbatasan dengan Kecamatan Sambas dan Laut Natuna
3 Sebelah Timur berbatasan dengan Kecamatan Sajingan Besar.
4 Sebelah Barat berbatasan dengan Kecamatan Jawai dan Kecamatan Tebas.
Luas wilayah Kecamatan Teluk Keramat 1.358,1 Km² terdiri dari :
Perkampungan 6.599 Ha,Sawah 15.547 Ha,Perkebunan 25.100 Ha, Hutan 43.250 Ha, Rawa 25.932 Ha, dan lain lain 18.202 Ha. Semula Terdiri dari 37 desa,tapi sekarang telah dimekarkan menjadi 3 Kecamatan yaitu : Kecamatan Galing , Kecamatan Tangaran, Dan Kecamatan Teluk Keramat (Sebagai Kecamatan asal).
Sungai Sekura yang Menghubungkan antara Pasar Sekura ( Desa Sekura ) dengan Desa Sepadu ( Tanjung Katat ). Yang mana Pasar Sekura adalah letak nya kegiatan perekonomian masyarakat setempat. Pasar Sekura biasanya menjadi tumpuan berbelanja dari masyarakat di Kecamatan Teluk Keramat bahkan dari Kecamatan Paloh juga berbelanja di Pasar Sekura. Sungai Sekura satu - satu nya yang menjadi jalur alternatif tranportasi , yang mana jika ingin Ke Pasar Sekura haruslah menggunakan jasa penyeberangan boat atau sampa, atau ingin ke Paloh juga harus menyeberangi sungai Sekura.
![]() |
| Jalur penyeberangan yang Menggunakan Feri Menuju Telok Kalong |
Sementara untuk Feri biasanya di gunakan untuk Menuju Arah Kecamatan Paloh jadi di sini bisa menggunakan jasa penyeberangan feri, boat dan sampan, dan waktu yang di tempuh sekitar 10 menitan baru sampe ke Pasar Sekura atau Pasar Teluk Kalong ( arah Kecamatan Paloh ). Sementara Untuk biaya nya jika menggunakan jasa penyeberangan Boat adalah Rp.3000 Per orang jika menggunakan Sepeda Motor ( Maksud nya sepeda motor nya di masukin ke boat, karna boat ini khusus untuk menyeberangkan orang dan sepeda motor ) ,dan Seribu Rupiah perorang tanpa sepeda motor, Sementara jika menggunakan jasa penyeberangan sampan adalah Rp.7000 per orang beserta sepda motor nya, yang mana setiap sampan hanya di perbolehkan membawa 3 buah sepeda motor beserta orang nya, Dan jika menggunakan feri adalah sekitar Rp.5000 per Sepeda Motor, dan Untuk Mobil Seukuran Kijang sekitar Rp.30000 - 40000an per Mobil dan untuk Mobil berjenis Truk dan sebagai nya, sekitar Rp.50000an ke atas. Dan yang menggunakan jasa penyeberangan feri biasanya kebanyakan yang menggunakan mobil saja.
![]() |
| Menuju Teluk Kalong |
![]() |
| Sampan Menuju Pasar Sekura |
Adapun Sungai Sekura yang menjadi jalur perhubungan antar desa ini, memiliki daya tarik sendiri, dengan kejernihan air nya serta di pinggiran sungai Sekura ini kita semua bisa menyaksikan Surga nya Rumah Burung walet. Yang mana berdiri megah bangunan - bangunan Rumah Burung Walet. Di Samping itu juga di arah hulu sungai Sekura, masih menyimpan hutan - hutan nya yang masih tegar menghijau. Tapi di pinggiran sungai Sekura lebih banyak terdapat Rumah - Rumah burung walet yang membumbung tinggi, sehingga pantas bila ane katakan surganya bagi burung walet. Dan kebanyakan yang mengembangkan bisnis burung walet ini adalah warga keturunan tionghoa. Dan tempat yang paling banyak di pilih ya Pinggiran Sungai Sekura.
Keindahan sungai Sekura akan lebih terasa jika kita menyeberang menggunakan sampan di sore hari, yang mana kita bisa menyaksikan sunset, dan suara burung - burung walet yang mulai beranjak ketempat peraduan mereka.
![]() |
| Depan adalah Pasar Sekura yang juga berada di pinggiran Sungai Sekura |
Untuk penggunaan jasa penyeberangan boat atau feri terbatas sampe magrib saja, setelah itu, bagi yang ingin menyeberang haruslah menggunakan sampan yang mana siap mengulurkan jasa mereka, dan untuk sampan sampe tengah malam biasanya. Namun jika di malam hari, kita tidak dapat kira nya menikmati keindahan sungai Sekura ini, terutama menikmati deretan bangunan Rumah Burung walet yang menjamur di setiap pinggiran sungai Sekura, sepertinya hal ini hanya terdapat di sungai sekura saja. Tapi sayang untuk gambar nya masih belum ane dapatkan, terutama deretan rumah burung walet yang megah berdiri di pinggiran sungai Sekura ini. Tapi jangan kuatir, karna di postingan berikut nya pasti lebih komplit dan lebih enak di hayati pastinya.
Maaf bila ada kata - kata yang salah, bila ada kata yang tidak berkenan, mohon di maafkan, oke cuy?
Sekian dan Terima Kasih.
Wassalam
Tertanda Eel Eliyanto Kaudan
Salam Blogger!
Salam Blogger!
Setelah berselancar di dunia maya, dan mulai memasuki ranah - ranah Media Online, akhirnya ketemu satu berita yang super heboh. Yang mana berita tersebut adalah " Polri Usut Foto Ciuman "Hot" Briptu Norman " yang di beritakan oleh Kompas.com
Seperti apakah Foto tersebut? cek di bawah ini.
Nah bagaimana menurut pendapat teman - teman semua?
Eiiiits..jangan Menghujat dulu Gan! Adapun postingan ane ini bukan lah untuk mennyudutkan atau memojokan status "Briptu Norman " tapi hanyalah sebagai Informasi dan membuka mata dan pikiran kita, bahwa berita yang sedang heboh - heboh ini harus kita sikapi dengan bijak, jangan lansung termakan oleh media - media atau orang - orang yang tidak senang terhadap " Briptu Norman " tersebut. Namun jika foto tersebut adalah benar, ya pihak - pihak terkait haruslah bertindak bijak dan tegas, yang artinya, sebagaimana semestinya lah ya bertindak.
Dan konon nya neh, foto tersebut di unggah ke forum diskusi Kaskus. Pengunggahnya memakai nama akun "Follower".Yang kata nya foto - foto tersebut di dapatkan dari akun si cewek yang ada dalam foto tersebut. Dan foto tersebut di unggah pada tanggal 3 mei yang lalu. Nah kok bisa ya? Ane juga kagak tau cuy, yang jelas, foto - foto tersebut telah menyebar di dunia maya.
Dan menurut ane jika kita menggunakan media sosial, haruslah menjadi pengguna yang bijak, yang mana kalo foto foto yang bersifat terlalu " Pribadi " dengan arti kata lain, ya " Hot " begitu, jangan lah di publikasikan, ya gak?
Nah kalo kemarin media sempat heboh dengan video Chaiya nya Briptu Norman, apakah media juga akan mengekpose foto ciuman nya Briptu Norman?
Di tunggu sajalah berita - berita nya di televisi ya.
Oke deh, semoga postingan ini membuka mata dan pikiran kita, bahwa Media memiliki pengaruh besar dalam kehidupan kita, baik kita sebagai masyarakat biasa, anggota dewan, Polisi dan sebagai nya, jadi lah kita seorang pengguna yang bijak!
Maaf bila ada kata - kata yang salah, bila ada kata yang tidak berkenan, mohon di maafkan, oke cuy?
Sekian dan Terima Kasih.
Wassalam
Tertanda Eel Eliyanto Kaudan
Salam Blogger!
Salam blogger!
Kali ini ane mau berbagi informasi mengenai adat istiadat masyarakat Kabupaten Sambas terutama di Desa ane Desa Sungai Kumpai Dusun Semayong.Mengenai apa yang ane akan bahas itu, lansung aja dah ke bawah ini :
Tepung Tawar (bahasa sambas ) Adalah adat istiadat dari masyarakat Melayu Sambas, Kabupaten Sambas, terutama di Desa Sungai Kumpai Dusun Semayong,, Kalimantan Barat. Kenapa ane tulis " terutama " di Desa Sungai Kumpai? Di Karenakan Arti Dari kata " Tepung Tawar " itu sendiri memiliki Arti yang luas, namun arti luas tersebut ane persempit dengan hanya membahas nya dari arti nya sebagai adat istiadat di Desa Sungai Kumpai Dusun Semayong ini.
" Tepung Tawar " biasanya di lakukan untuk menyambut kelahiran seorang anak dalam sebuah keluarga atau merayakan kelahiran seorang anak layak nya syukuran yang di lakukan setelah 9 hari atau lebih kelahiran anak tersebut, namun batas nya tidak melebihi dari 20 hari.
" Tepung tawar " merupakan tradisi yang turun temurun, yang mana dalam menyambut kelahiran anak di dalam sebuah keluarga, biasanya sang orang tua, mengadakan acara yang layak nya acara resepsi pernikahan, yang mana ada 3 hari perayaan, menurut adat Sambas terutama di Desa Semayong, bahwa ketika suatu acara yang bersifat sakral, biasanya di adakan selama 3 hari, yaitu hari pertama adalah " Buat Bumbu " (Dalam Bahasa Sambas ) yang arti nya di hari tersebut, para ibu - ibu, gadis - gadis, atau yang berjenis kelamin wanita, gotong royong bikin rempah - rempah di rumah empunya Acara, yang mana kegiatan tersebut di lakukan pagi hari, biasanya satu RT atau yang di panggil untuk ikut acara tersbut saja kalo istilah modern di acara resepsi adalah yang di beri undangan saja, tapi kalo bahasa Sambas nya yaitu di "Saro' " yang mana sang empunya acara mendatangi setiap rumah dan di ajak menghadiri acaranya pada hari dan waktu yang di tentukan untuk membantu kerja sama dengan yang lain nya mengerjakan rempah - rempah yang akan di gunakan pada " hari Motong ", tapi jangan kuatir Gan, karna Pada Hari Kedua acara yang di sebut " Hari Motong " yang mana para warga yang di jemput datang ke rumah empunya acara, tamu tersebut yang di undang biasanya membawa Bekal, yaitu Satu Ekor Ayam (Ayam yang masih Hidup ), dan Beras ( tidak kurang dan lebih dari 1 Kg saja ), tamu yang datang itu, per rumahnya membawa satu ekor ayam dan beras, sehingga " Hari Motong " tersebut identik dengan pemotongan ayam, yang mana kalo di pikir - pikir bahwa biaya untuk suatu acara " tepung tawar " atau pernikahan itu relatif sedikit, karna ya kayak arisan dan gotong royong begitulah. Di Hari Ke 2 ini ( Hari Motong ", biasanya para warga yang di undang untuk hadir adalah sekitar 200an begitu, 200an di hitung dari jumlah rumah bukan orang, itu belom termasuk yang undangan khas, yang mana undangan khas adalah orang yang di beri " Kartu Undangan " bukan di " Saro' ".
Di hari Kedua,menu yang di santap sangat sederhana, yaitu terkadang ikan asin, sayur kacang, Nanas, dan sebagai nya, yang mana setiap undangan atau tamu yang hadir, makan secara saprahan, yang mana terdiri dari 6 orang, semuanya sudah di atur, sehingga target sang empunya rumah bikin acara seperti ini tidak kekurangan makanan untuk tamu yang hadir.
Di Malam hari nya biasanya para warga yang di pilih untuk bekerja atau kalo resepsi ada panitia nya yang mengurus konsumsi, kalo di acara "tepung tawar " hanyalah mengandal kan kerja sama antara satu sama lain, tidak ada istilah upah berupa uang atau materi lain nya. Karna setiap orang di sana akan mengalami hal yang sama dan mengerjakan hal yang sama, biasanya yang bagian memasak itu berada di tanah, namun di beri tenda, biasanya mereka tidak tidur satu malam, kalo bagian memasak Bagian Lau - Pauk biasanay ada 12 orang, atau enam orang, kalo bagian yang memasak nasi sekitar 4 orang dan ada juga bagian yang mengatur berapa jumlah lauk yang akan di bagi dalam arti kata, misal nya satu ekor ayam ini mau di bikin berapa potong sehingga jumlah yang di undang untuk acara tersebut tercukupi konsumsi nya.
Acara yang paling meriah adalah acara Hari 3 yang mana di acara tersebut diadakan baca - bacaan yang sepertinya adalah lagu - lagu dalam bahasa arab, tapi orang di sana menyebut nya dengan " Zikir " yang mana, ada buku nya tapi bukan berisi ayat - ayat Alquran, melainkan seperti sebuah puisi atau lagu yang di lantunkan bersama - sama dengan di iringi Rebana, yang terbuat dari kulit sapi atau pun kulit kambing.
Di hari ketiga ini di adakan juga acara " motong rambut " yang mana rambut si bayi yang baru lahir ( anak empunya rumah ) di potong sedikit sebagai pelengkap acara, dan acara ini di lakukan setiap kelahiran anak baru dalam sebuah keluarga, namun tergantung keluarga tersebut seberapa besar, atau meriah nya acara tersebut yang mana di pengaruhi oleh modal keluarga itu sendiri.
Di Hari ke 3 ini lah, menu yang di sajikan lumayan mewah, yang mana, ayam ( yang kemarin di bawa masing2 oleh warga ), ayam di sini bukan satu ekor, melainkan setengah saja, kan satu saprahan 6 orang, ada telur, sapi, pokok nya daging - daging begitulah. Nah, pasti bingung, siapa yang menyajikan , yang mengantarkan makanan, yang membasuh piring dan sebagai nya, jangan kuatir, bahwa di sana, beberapa warga yang di tunjuk untuk mengurus hal - hal mengenai siapa yang akan membawakan makanan, membasuh piring, telah di atur sedemikian rupa, sehingga para tamu atau warga yang hadir hanya tinggal menunggu giliran saja untuk menyantap makanan, biasanya kalo satu saprahan udah selesai makan, lansung di angkat piring mereka, tempat mereka duduk ( duduk di lantai bukan kursi ) di bersihkan pake lap, sehingga lansung di tempati oleh warga lain nya, biasanya jam makan nya di mulai sekitar jam 9 sampe hampir jam 12 siang, yang mana harus antri dulu, biasanya yang datang awal, lansung di sajikan makanan, di susul yang datang selanjut nya.
Untuk lebih jelas nya dan gambar - gambar nya, akan posting di lain kali komplit dengan narasi yang mudah di pahami. Beserta Video nya, di tunggu saja lah postingan ane selanjut nya gan!
Maaf bila ada kata - kata yang salah, bila ada kata yang tidak berkenan, mohon di maafkan, oke cuy?
Sekian dan Terima Kasih.
Wassalam
Tertanda Eel Eliyanto Kaudan
Salam blogger!
Salam Blogger!
Kali ini ane lagi dan lagi akan memposting artikel berupa informasi yang ane dapat dari situ media Voa-Isla.com, yang mana informasi ini mungkin sudah basi atau bahkan kagak pengen di lirik lagi dah, tapi seperti ane bilang, ane hanya ingin berbagi saja informasi yang terkadang media lokal tidak mengekpose nya dengan kata lain, media media tertentu hanya membahas kenapa film " ? " ini di protes tanpa memberitakan argumen - argumen dari orang - orang yang memiliki pengetahuan luas tentang agama islam. Nah ini lah yang akan ane posting yaitu artikel tentang film " ? " yang sangat kontroversial itu.
Berikut cuplikan Perdebatan antara Hanung Bramantyo dengan Wartawan Suara Islam yang ane kutip dari Voa-islam.com tanpa merubah nya sama sekali:
Inilah Perdebatan Hanung Bramantyo vs Wartawan 'Suara Islam' (1)
Inilah Perdebatan Hanung Bramantyo dengan Abdul Halim (wartawan Suara Islam/SI) Via Facebook Terkait Film "?"
wartawan SI (09 April jam 5:42):
Film terbaru anda keterlaluan. Film semacam itu hanya bisa dibuat oleh orang berfaham atheis atau hatinya dipenuhi dengan kebencian terhadap syariat Islam. Anda takabur dan besar kepala, ingin mencoba kesabaran umat Islam Indonesia. Semoga Allah SWT membalas dengan balasan setimpal atas kejahatan anda selama ini terhadap umat Islam.
Hanung Bramantyo Anugroho (09 April jam 15:16):
Bagian mana yg anda anggap keterlaluan? Jangan2 anda belom menonton secara keseluruhan lalu berkomentar dan menuduh saya tidak beriman. Sesungguhnya dg anda menuduh sprt itu, sikap anda yg keterlaluan:)
Wartawan SI (10 April jam 6:32):
Saya termasuk pemerhati film-film anda, sejak Perempuan Berkalung Sorban, Sang Pencerah dan terakhir ?, bahkan film film anda sebelum PBS. Disitu saya rasakan banyak nuansa PKI alias marxismenya. Hanya sang pencerah yang saya nilai 5 karena aktornya seorang murtad. Seandainya bukan seorang murtad, akan saya nilai 6. Masak tokoh sebesar KH Ahmad Dahlan diperankan seorang murtad, apa tidak ada aktor lain, apa itu bukan penghinaan! Lainnya saya nilai 2 alias sangat sangat sangat jelek sekali karena menghina Islam dan umat Islam. Makanya Taufiq Ismail tidak pernah mau ketemu dengan anda. Saya sendiri seorang wartawan di Jkt dan pernah wawancara dengan Taufiq Ismail tentang film anda !
Anda menuduh sikap saya keterlaluan, kalaupun benar saya hanya keterlaluan kepada diri anda sendiri. Tetapi yang jelas anda sudah keterlaluan dan menghina serta merendahkan martabat Islam dan umat Islam. Seandainya anda tinggal di Pakistan, Afghaniustan atau Bangladesh, saya tidak tahu lagi bagaimana nasib anda. Anda pasti sudah kabur ke luar negeri. Untung anda tinggal di bumi Indonesia yang rakyatnya terkenal dengan keramah tamahan dan santunannya.
Tetapi yang jelas, saya tidak pernah menuduh anda tidak beriman. Kalimat mana yang mengatakan anda tidak beriman. Masak sebagai sutradara film kok tidak teliti, makanya film-filmnya tidak bermutu dan penuh dengan fitnah dan kebencian terhadap Islam dan umat Islam.
Hanung Bramantyo Anugroho (12 April jam 23:51):
Jawab dulu pertanyaan saya, bung. Bagian mana yg merendahkan Islam?
Wartawan SI (13 April jam 5:36):
Film "?" yang anda sutradarai penuh dengan fitnah, kebencian dan merendahkan martabat Islam dan umat Islam. Film anda penuh dengan ajaran sesat pluralisme yang menjadi saudara kandung atheisme dan kemusyrikan.
Pertama, ketika pembukaan sudah menampilkan adegan penusukan terhadap pendeta, kemudian bagian akhir pengeboman terhadap Gereja. Jelas secara tersirat dan tersurat, anda menuduh pelakunya orang yang beragama Islam dan umat Islam identik dengan kekerasan dan teroris.
Kedua, menjadi murtad yang dilakukan oleh Endhita (Rika) adalah suatu pilihan hidup. Kalau semula kedua orangtua dan anaknya menentangnya, akhirnya mereka setuju. Padahal dalam Islam murtad adalah suatu perkara yang besar dimana hukumannya adalah qishash (hukuman mati), sama dengan zina yang dirajam.
Ketiga, muslimah berjilbab, Menuk (Revalina S Temat) yang merasa nyaman bekerja di restoran Cina milik Tan Kat Sun (Hengki Sulaiman) yang ada masakan babinya. Anda ingin menggambarkan seolah-olah babi itu halal. Terbukti pada bulan puasa sepi, berarti restoran itu para pelanggannya umat Islam.
Keempat, seorang takmir masjid yang diperankan Surya (Agus Kuncoro) setelah dibujuk si murtadin Menuk, akhirnya bersedia berperan sebagai Yesus di Gereja pada perayaan Paskah. Apalagi itu dijalaninya setelah dia berkonsultasi dengan ustad muda yang berfikiran sesat menyesatkan pluralisme seperti anda yang diperakan David Chalik.
Namun anehnya, setelah berperan menjadi Yesus demi mengejar bayaran tinggi, langsung membaca Surat Al Ikhlas di Masjid. Padahal Surat Al Ikhlas dengan tegas menolak konsep Allah mempunyai anak dan mengajarkan Tauhid. Apa anda ini kurang waras wahai si Hanung. Semoga pembalasan dari Allah atas diri anda.
Kelima, tampaknya anda memang sudah gila, masak pada hari raya Idul Fitri yang pebuh dengan silaturahmi dan maaf memaafkan, umat Islam melakukan penyerbuan dengan tindakan anarkhis terhadap restoran Cina yang tetap buka sehari setelah Lebaran. Bahkan sebagai akibat dari penyerbuan itu, akhirnya si pemilik Tan Kat Sun meninggal dunia.
Setelah itu anaknya Ping Hen (Rio Dewanto) sadar dan masuk Islam demi menikahi Menuk setelah menjadi janda karena ditinggal mati suaminya Soleh (Reza Rahadian), seorang Banser yang tewas terkena bom setelah menjaga Gereja pada hari Natal. Jadi orang menjadi muslim niatnya untuk menikahi gadis cantik. Sebagaimana anda menjadi sutradara berfaham Sepilis dengan kejam menceraikan istri yang telah melahirkan satu anak demi untuk menikahi gadis cantik yang jadi pesinetron. Film ini kok seperti kehidupan anda sendiri ya ?
Keenam, si murtadin Endhita minta cerai gara-gara suaminya poligami. Karena dendam, kemudian dia menjadi murtad. Anda ingin mengajak penonton agar membenci poligami dan membolehkan murtad. Padahal Islam membolehkan poligami dan dibatasi hingga empat istri dan melarang dengan keras murtad dengan ancaman hukuman qishash.
Seandainya anda setuju dan poligami dengan menikahi si pesinetron itu, anda tidak perlu menceraikan istri dan menelantarkan anak anda sendiri sehingga tanpa kasih sayang seorang ayah kandung dan dengan masa depan yang suram. Kasihan benar anak dan istri anda korban dari seorang ayah yang kejam penganut faham pluralisme dan anti poligami.
Ketujuh, anda menghina Allah SWT dengan bacaan Asmaul Husna di Gereja dan dibacakan seorang pendeta (Deddy Sutomo) dengan nada sinis dan melecehkan. Masya' Allah !
Kedelapan, anda menfitnah Islam sebagai agama penindas dan umat Islam sebagai umat yang kejam dan anti toleransi terhadap umat lain terutama Kristen dan Cina. Padahal sesungguhnya meski mayorits mutlak, umat Islam Indonesia dalam kondisi tertindas oleh Kristen dan Katolik serta China yang menguasai politik, ekonomi dan media massa.
Anda tidak melihat kondisi umat Islam di negara lain yang minoritas seperti Filipina Selatan, Thailand Selatan, Myanmar, India, Cina, Asia Tengah, bahkan Eropa dan AS. Mereka sekarang dalam kondisi tertindas oleh mayoritas Kristen dan Katolik, Hindu, Budha dan Komunis. Jadi anda benar-benar subyektif dan dipenuhi dengaan hati penuh dendam terhadap umat Islam.
Kesembilan, film ini mengajarkan kemusyrikan dimana semua agama itu pada hakekatnya sama untuk menuju tuhan yang sama. Kalau semua agama itu sama, maka orang tidak perlu beragama. Jadi film anda ini dengan sangat jelas mengajarkan faham atheisme dan komunisme.
Terakhir, nasehat saya, bertobatlah segera sebelum azab Allah SWT menimpa anda, karena hidup di dunia ini hanya sementara dan tidak abadi. Belajarlah kembali mengenai Islam yang benar sesuai dengan Al Qur'an dan As Sunnah, bukan Islam yang diambil dari kaum Orientalis Barat dan para sineas berfaham sepilis yang sudah sangat jelas memusuhi Islam dan umat Islam. (*)
Hanung Bramantyo Anugroho (14 April jam 1:33):
Terima kasih sudah menyaksikan film saya sekaligus mengkritik film tersebut. Saya sangat menghargai pandangan anda. Sebagai sebuah tafsir atas 'teks' saya anggap itu syah. Namun sayangnya, anda tidak memberikan kemerdekaan bagi yang menafsir 'teks' film tersebut dalam makna lain. Anda sudah terlanjur melakukan judgment berdasarkan 'teks' yg anda baca dan tafsirkan.
Disini, saya akan mengajak anda untuk menafsir 'teks' film dalam kerangka berfikir yang lain. Tidak untuk menandingi, tapi untuk mengajak anda melihat tafsir dalam kerangka berfikir yang berbeda.
1. A. Anda mengatakan bahwa adegan kekerasan: penusukan pastur dan pengeboman dilakukan oleh orang Islam. Padahal dalam dua adegan tersebut saya sama sekali tidak menampilkan orang Islam (setidaknya orang berbaju putih-putih, bersorban atau berkopyah). Di adegan penusukan pastur, saya menampilkan seorang lelaki berjaket coklat memegang pisau dan seorang pengendara motor. Kalau itu ditafsir orang Islam, itu semata-mata tafsir anda.
B. Di awal Film saya justru menampilkan sekelompok remaja masjid (bukan orang tua) yang melakukan perawatan atas masjid. Bukankah dalam hadist dianjurkan seorang pemuda menghabiskan waktunya untuk mengelola dan merawat masjid? Apakah saya menampilkan seorang pemuda Islam sembahyang atau merawat gereja? atau pemuda gereja, pastur sembahyang di masjid? Jadi tafsir atas pencampur adukan ajaran agama bukan tafsir saya.
2. Rika Murtad
Bahwa tafsir Rika murtad karena sakit hati dengan suaminya yang mengajak poligami saya benarkan. Tapi bukan berarti 'teks' tersebut mendukung poligami. Sejak awal keputusan Rika sudah ditentang oleh Surya, anaknya dan orang tuanya. Bagian mana yang menyatakan dukungan?
Coba perhatikan shotnya: Surya berdialog dengan Rika: Kamu menghianati 2 hal sekaligus: perkawinan dan Allah! kalau toh disitu Surya diam saja ketika Rika menyanggahnya, bukan berarti Surya mendukungnya. Tapi sikap menghargai pilihan Rika. Hal itu tertera dalam surat Al Hajj ayat 7 : ‘Sesungguhnya orang yang beriman, kaum Nasrani, Shaabi-iin, Majusi dan orang Musyrik, Allah akan memberikan keputusan diantara mereka pada hari Kiamat. Sesungguhnya Allah menyaksikan segala sesuatu’
Sikap Surya juga merupakan cerminan dari firman Allah : ‘Engkau (Muhammad) tidak diutus dengan mandat memaksa mereka beragama, tapi mengutus engkau untuk MEMBERI KABAR GEMBIRA yang orang mengakui kebenaran Islam dan kabar buruk dan ancaman bagi yang mengingkarinya.’
Abi, anak Rika, juga tidak mendukung sikap Rika ‘yang Berubah’. Abi protes dengan ibunya dengan cara enggan bicara. Bahkan hanya sekedar minum susu dikala pagi saja Abi tidak mau menghabiskan di depan ibunya. Demikian halnya Abi juga tidak mau makan sarapan yang disajikan ibunya. Itu adalah sikap protes dia kepada sang Ibu yang murtad.
Jika toh Abi kemudian bersikap seperti Surya, bukan berarti abi mendukungnya. Tapi sikap menghargai pilihan. Lihat dialog Abi saat bersama Rika: … Kata Pak Ustadz, orang islam gak boleh marah lebih dari tiga hari. Apakah dialog tersebut diartikan mendukung kemurtadan? Bukankah makna dari dialog tersebut adalah mencerminkan sikap orang muslim yang murah hati: Pemaaf dan bijaksana (jika marah tidak boleh lebih dari tiga hari).
Sikap murah hati juga ditunjukkan orang tua Rika pada adegan terakhir. Orang Tua Rika datang pada saat acara Syukuran Khatam Quran Abi. Coba perhatikan shot tersebut: Adakah dialog atau gesture yang menyatakan dukungan atas kemurtadan Rika? Dalam shot tersebut saya menggambarkan Rika menghambur memeluk ibunya dengan erat. Sementara ayahnya hanya diam, menggandeng Abi. Adegan tersebut sama sekali tidak menyajikan ‘teks’ dukungan atas kemurtadan. Tapi hubungan emosional antara ibu dan anak. Lagi-lagi saya menggambarkan sikap bijaksana seorang muslim sebagaimana firman Allah dalam quran sebagaimana diatas tadi.
Jadi jika anda membaca ‘teks’ dalam adegan tersebut sebagai sebuah dukungan terhadap kemurtadan, maka itu tafsir anda. Bukan saya …
3. Menuk adalah perempuan muslimah. Dia nyaman bekerja di tempat pak Tan karena pak Tan adalah orang yang baik. Selalu mengingatkan karyawan muslimnya sholat. Bagian mana yang anda maksud bahwa babi itu halal?
Saya menggambarkan adegan yang membedakan Babi dan bukan babi lebih dari sekali adegan. Pertama, pada saat Pembeli berjilbab bertanya soal menu makanan restoran pak Tan. Menuk mengatakan bahwa panci dan wajan yang dipakai buat memasak babi berbeda dengan yang bukan babi. (di film terdapat shot wajan, dan shot Menuk yang dialog dengan ibu berjilbab. Dialog agak kepotong karena LSF memotongnya. Alasannya silakan tanyakan kepada LSF)
Kedua, pada saat Pak Tan mengajari Ping Hen (anaknya) mengelola restoran. Pak Tan dengan tegas menyatakan pembedaan antara babi dan bukan babi: … Ini sodet dengan tanda merah buat babi, dan yang tidak ada tanda merah bukan babi …
Jika saya menghalalkan Babi, tentunya saya tidak akan menggambarkan pemisahan yang tegas antara sodet, panci, pisau, dsb tersebut. Jadi tafsir anda yang mengatakan bahwa saya menghalalkan babi, semata-mata bukan tafsir saya …
Saya justru menggambarkan sikap Menuk sebagai Muslimah yang menolak pernikahan beda agama dengan cara lebih memilih menikah dengan soleh (yang muslim) meski jobless, dibanding hendra. Padahal cintanya kepada hendra: … Saya tahu kita pernah punya kisah yang mungkin buat mas menyakitkan. Tapi buat saya adalah hal yang indah … karena Tuhan mengajarkan arti cinta dalam agama yang berbeda … (Dialog Menuk kepada Hendra di malam Ramadhan)
Saya juga menggambarkan sikap pak Tan yang menghargai Islam dengan cara meminta buku Asmaul Husna milik Menuk. Dan di akhir adegan, Pak Tan membisikkan sesuatu kepada Hendra yang mana kemudian Hendra melakukan perubahan besar dalam hidupnya: menjadi Mualaf dan merobah restorannya menjadi Halal. Lihat kata-kata isteri pak Tan di akhir film: … Pi, hari ini Hendra melakukan perubahan besar dalam hidupnya SEPERTI YANG PAPI MINTA …. (Dialog tersebut sebenarnya ungkapan dari pak Tan secara tersirat kepada "Hendra untuk berubah" )
Jadi tafsir Hendra pindah agama hanya ingin menikahi menuk adalah Tafsir anda.
Lagipula, dalam film jelas-jelas tidak ada gambaran pernikahan antara Menuk dan Hendra. Ending Film saya justru menggambarkan Menuk menatap nama Soleh yang sudah menjadi nama Pasar … Darimana anda bisa menafsirkan bahwa Hendra pindah agama hanya karena ingin menikah sama menuk?
4. Surya adalah seorang aktor figuran. Di awal Film dikatakan dengan tegas lewat dialog: … 10 tahun saya menjadi aktor cuma jadi figuran doang!!
Sebagai aktor yang selalui hanya jadi figuran, dia frustasi. Hingga menganggap bahwa hidupnya cuma sekedar numpang lewat. Dia diusir dari kontrakan karena menunggak bayar. Rika membantunya dengan menawari pekerjaan sebagai Yesus dengan biaya Mahal (perhatikan dialognya di warung soto). Semula Surya menolak. Tapi dia menerima hanya karena selama hidupnya dia tidak pernah mendapatkan peran Jagoan …
Itu adalah alasan yang sangat manusiawi. Namun alasan itu tidak begitu saja dia gunakan untuk melegitimasi pilihannya. Dia konsultasi dengan Ustadz Wahyu (David Khalil). Menurut Ustadz, Semua itu tergantung dari HATIMU, maka JAGALAH HATIMU.
Dari perkataan David Khalik tersebut, adakah kata yang menyarankan atau mendorong Surya menjadi Yesus? David Khalik memberikan kebebasan buat Surya untuk melakukan pilihannya. Dan Surya sudah memilih. Ketika di Masjid, David Khalik mengulang bertanya: Gimana? Sudah mantap hatimu? Lalu dijawab oleh Surya: Insya Allah saya tetap Istiqomah. Dijawab oleh David Khalik: Amin …
Dari adegan tersebut, adakah saya melecehkan Islam? Apakah dengan menghargai pilihan seseorang itu sama saja melecehkan Islam?
Pada saat dialog dengan Ustad tersebut, Surya tidak langsung ke gereja. Dia melakukan tafakur di masjid dengan melihat asma Allah yang tertempel diatas dinding Mihrab. Lagi-lagi dia meyakinkan hatinya
Jadi, tidak ada sedikitpun adegan yang menyatakan pelecehan terhadap agama Islam. Surya melakukan tugasnya sebagai aktor karena dia harus hidup. Bahkan untuk beli soto untuk sarapan saja dia tidak sanggup. Lagipula drama Paskah bukan ibadah. Tapi sebuah pertunjukan drama biasa. Ibadah Misa Jumat Agung dilaksanakan setelah pertunjukan Drama. Dalam hal ini Surya tidak melakukan ibadah bersama jemaah Kristiani di gereja.
Setelah melakukan pekerjaan sebagai aktor di malam Jumat Agung Surya membaca Surat Al Ikhlas berulang-ulang sambil menangis untuk menguatkan hatinya kembali sebagaimana yang disarankan Ustadz.
Adakah dari adegan tersebut saya melecehkan Islam? Silakan di cek lagi …
berlanjut .....
Hanung Bramantyo Anugroho (14 April jam 1:33):
5. Saya benar-benar kagum dengan penafsiran anda soal adegan dalam film saya. Tidak heran anda menjadi seorang wartawan. Hehehe.
Jika anda benar-benar mengamati adegan demi adegan, anda akan menemukan maksud dari penyerbuan tersebut. Pertama, Penyerbuan itu didasari karena egositas dari hendra (ping Hen) yang hanya ingin mengejar keuntungan. Maka dari itu libur lebaran yang biasanya 5 hari, dipotong hanya sehari. Akibatnya, Menuk tidak bisa menemani keluarga jalan-jalan liburan lebaran.
Kedua, Soleh (yang di adegan sebelumnya bertengkar dengan Hendra karena cemburu) merasa panas hati ketika mendengar Menuk tidak bisa menemani keluarga jalan-jalan. Karena rasa cemburu berlebihan, Soleh bersama para preman pasar dan takmir masjid yang di awal adegan bertengkar dengan hendra, melakukan pengeroyokan.
Dalam adegan tersebut jelas tergambar SIKAP CEMBURU, MEMBABI BUTA, BODOH dan TERGESA-GESA pada diri Soleh yang mengakibatkan Tan Kat Sun meninggal. Sikap tersebut membuat Soleh menjadi rendah di mata Menuk: Lihat adegan selanjutnya: Menuk bersikap diam kepada Soleh. Meski masih meladeni sarapan, Menuk tetap tidak HANGAT dengan SOLEH. Hingga Soleh meminta maaf kepada Menuk. Namun, lagi-lagi Menuk tidak menanggapi dengan serius (perhatikan dialognya) : …. Mas, jangan disini ya minta maafnya. Dirumah saja …
Dijawab oleh Soleh: Kamu dirumah terlalu sibuk dengan Mutia … Menuk menimpali: … dimana saja ASAL TIDAK DISINI …
Penolakan Menuk itu yang membuat Soleh akhirnya memutuskan untuk memeluk BOM dan menghancurkan dirinya. Tujuannya, Agar dia menjadi BERARTI dimata isterinya ….
Apakah adegan di Film tersebut menggambarkan Menuk bahagia dengan kematian Soleh, sehingga dengan begitu dia bebas menikah dengan Hendra? Apakah adegan di Film menggambarkan hendra juga bahagia dengan kematian Soleh sehingga hendra bisa punya kesempatan menikah sama Menuk?
Sungguh, saya kagum dengan tafsir anda. Hingga andapun bisa bebas sekali menafsirkan hidup saya. Semoga kita bisa menjalin silaturahmi lebih dekat sehingga anda bisa mengenal saya lebih baik, mas …
6. Tentang Asmaul Husna yang dibacakan Pastur Dedi Sutomo bagi saya merupakan sebuah pesan teologis dari Islam yang saya selipkan di gereja. Jika tafsir anda saya melecehkan Islam, justru saya heran. Asmaul Husna merupakan nama ALLAH yang meliputi segala yang Indah di Bumi dan Langit. Tidak ada nama Indah selain diriNya yang dimiliki agama lain.
Maka ketika Pastur Dedi Sutomo meminta Rika untuk menuliskan kesan TUHAN DIMATAMU, maka Rika kesulitan. (lihat adegannya, ketika dia kebingungan sendiri menuliskan itu). Lalu, dengan berat hati Rika menuliskan kesan TUHAN dengan menyebut rangkaian nama-nama Indah dalam Asmaul Husna … Apakah itu melecehkan Islam?
Dari diskusi ini saya menyimpulkan bahwa setiap Tafsir atas Teks FILM memiliki RUANG, WAKTU dan PERISTIWANYA sendiri. Saya sangat menghargai anda dalam melakukan tafsir. Tapi hargai pula orang yang melakukan tafsir yang berbeda dengan anda. Jika anda melihat secara jeli dan terbuka, saya justru banyak menyisipkan teologi Islam ke dalam gereja.
Lihatlah ketika adegan Jesus disalib yang dimainkan Surya. Angle kamera saya diposisi rendah dengan foreground jamaah. Adegan itu menggambarkan semua jemaah Kristen memuja Jesus. Tapi sebenarnya saya menggambarkan jamaah tersebut memuja Islam. Lalu setelah adegan tersebut saya menyelipkan ayat Al Aikhlas yang menyatakan : Tuhan itu Satu, Tidak beranak dan diperanakan …
Jujur, saya geli dengan anda dan umat Islam yang sepikiran dengan anda. Segitu protesnya anda dan umat Islam sepikiran dengan anda ketika Haji Ahmad Dahlan dimainkan oleh seorang Murtad. Tapi tidak ada satupun yang protes dari kaum Kristen ketika Jesus dimainkan oleh figuran seperti Surya. Malah anda sekarang yang protes, menuduh saya melecehkan Islam. Hehehe …
Mari kita sama-sama terbuka. Kita saudara. Sama-sama pengikut Rosululloh. Sesama Muslim saling mengingatkan. Semoga diskusi ini bisa menjadi pembelajaran kita bersama. Amin ….
Perdebatan Lanjutan Hanung Bramantyo vs Wartawan 'Suara Islam' (2)
Inilah Debat Lanjutan Wartawan Suara Islam (Abdul Halim Ayim) dengan Sutradara film "?" Hanung Bramantyo via Facebook:
wartawan SI (16 April jam 7:32):
Terima kasih atas jawabannya yang cukup panjang. Namun jawaban tersebut saya nilai kabur dan terkesan hanya ingin membela diri, hanya ingin mendongkrak film ”?” yang berkualits sampah dan rombengan menjadi berkualitas perunggu, (bukan perak atau emas, terlalu tinggi).
Jawaban tersebut justru menunjukkan anda telah mengadaikan idealisme dan integritas sebagai seorang sutradara film demi rasa kebencian terhadap Islam dan umat Islam. Padahal umat Islam mayoritas di negara ini sudah tertindas oleh minoritas Kristen, Katolik dan Cina dari segi politik, ekonomi dan media massa, sekarang anda malah menambahi dengan menindas dari sisi budaya. Sebelumnya saya akan menjawab dulu beberapa argumentasi anda.
Pertama, kalau anda membela diri bahwa yang menusuk Pastor itu bukan mencerminkan orang Islam karena memakai jaket coklat dan mengendarai sepeda motor, siapapun pasti tahu bahwa yang anda maksud adalah orang Islam. Anda jelas mengacu pada peristiwa di Ciketing Bekasi tahun lalu, dimana seorang Pendeta HKBP ditusuk pemuda Islam setelah sebelumnya mereka diprovokasi jemaat HKBP Ciketing dan terjadi bentrokan.
Ketika terjadi pemboman di Gereja, anda jelas mengacu pada pemboman beberapa tahun lalu yang menewaskan seorang Banser yang menjaga malam Natal. Secara tersirat anda menuding yang membom Gereja adalah orang Islam, padahal ada investigasi yang menyebutkan pemboman itu hasil dari operasi intelijen dengan sengaja untuk mendiskreditkan umat Islam sebagaimana bom buku bulan lalu.
Kalau anda mengatakan diawal film itu digambarkan beberapa pemuda yang merawat masjid, itu hanyalah strategi anda agar film itu bisa diterima umat Islam. Namun ternyata jalan cerita selanjutnya penuh dengan kebohongan, murahan dan ternyata anda memiliki daya khayal yang lumayan tinggi. Pantas kalau akhirnya anda bisa merayu bintang sinetron untuk dijadikan istri setelah sebelumnya dengan kejam mendepak mamanya Bhumi dan menelantarkannya.
Kedua, justru pernyataan saya sebelumnya mengatakan anda menolak poligami dan mendukung pemurtadan, seperti dalam kasus murtadnya Rika. Jadi anda keliru dalam menanggapi pernyataan saya. Justru saya heran seandainya dalam film “?” anda mendukung poligami, karena poligami dibolehkan dan murtad dilarang keras dalam Islam. Terbukti dalam film itu anda menolak poligami seperti dalam kasus Rika.
Padahal seandainya anda setuju poligami, saya haqqul yakin anda tidak perlu bertindak kejam dengan mendepak mamanya Bhumi demi memiliki cintanya si bintang sinetron. Cukup mamanya Bhumi dijadikan istri pertama (istri Jogja) dan si bintang sinetron jadi istri kedua (istri Jakarta). Jadi kalau singgah di Jogja atau Jakarta untuk mensutradarai film, sudah ditunggui para istri yang selalu siap menyambut kehadiran anda.
Kalau anda berdalih murtadnya Rika karena merupakan pilihan hidup setelah dendam karena ditinggal suaminya poligami, apalagi anda memasang dalil surat Al Hajj ayat 17 (bukan ayat 7), jelas itu menunjukkan anda tidak faham tafsir Al Qur’an. Cobalah buka kembali beberapa kitab tafsir Al Qur’an mengenai surat Al Hajj ayat 17 tersebut. Saya kira anda mempunyai masalah pada paradigma berfikir, mengemukakan sesuatu berdasarkan keinginan hawa nafsu anda yang mendukung pluralisme, baru dicari-carikan ayatnya.
Adapun tafsir Surat Al Hajj ayat 17 adalah, ayat itu menunjukkan orang-orang sebelum kedatangan Islam yang dibawa Nabi Muhammad SAW. Tetapi setelah datangnya Islam, mereka wajib memeluk Islam. Jika mereka bersyahadat dan memeluk Islam, maka kebaikannya sebelum Islam akan dihitung dan dosanya akan dihapus. Tetapi sebaliknya kalau mereka menolak Islam atau murtad dari Islam, maka kebaikannya ketika Islam akan dihapuskan dan dosanya akan ditimpakan kepada dirinya akibat kemurtadannya.
Jadi ayat itu bukan menganjurkan orang bebas memilih keyakinan agamanya. Sedangkan murtad dari Islam bukan suatu pilihan hidup tetapi suatu kesalahan hidup yang fatal dan berakibat pada hukuman qishash. Islam sudah menarik garis tegas bagi orang yang murtad menjadi Nasrani, baca surat Maryam ayat 88-91 dan surat Al-Maidah ayat 73-74. Jadi sesungguhnya film “?” yang anda sutradarai itu jelas untuk menipu dan menjurumuskan manusia kedalam kesesatan, seperti disebutkan dalam surat Al An’am ayat 112. Hanya temannya syetan yang menjerumuskan manusia kedalam kesesatan. Jadi anda itu temannya syetan, karena ingin menjerumuskan manusia kedalam kesesatan.
Kalau dalam film berkualitas sampah itu anda mengatakan tidak mendukung pemurtadan, jelas itu suatu kebohongan. Pertama, pada film itu akhirnya Abi dan kedua orang tua Rika menerima kembali kehadirannya meski telah menjadi Katolik. Kedua, anda menggambarkan setelah murtad dan menjadi aktivis Gereja, ternyata hidup Rika lebih bahagia daripada ketika masih menjadi muslimah.
Apalagi dikatakan Rika telah melakukan perubahan besar dalam kehidupannya, seolah-olah menuju kehidupan yang lebih baik. Kalau anda mengatakan Abi menghargai pilihan Rika untuk murtad, betapa jumudnya pemikiran anda. Masak pilihan untuk menjadi murtad kok dihargai. Tidak menutup kemungkinan kalau pilihan itu dibiarkan, Abi yang masih kecil dan tak tahu apa-apa itu bisa saja menjadi Katolik mengikuti agama baru ibunya karena dialah yang mengasuh sehari-harinya.
Lain halnya kalau Abi ikut kakeknya. Lebih menggelikan lagi, anda mengatakan orang tua Rika mengambil sikap bijaksana sebagai seorang muslim dengan anaknya menjadi Katolik. Demikian itu bukan sikap bijaksana bung, tetapi sikap keterlaluan karena membiarkan anaknya masuk Neraka. Baca tafsir surat At Tahrim ayat 6.
Ketiga, film itu mendorong penonton untuk membenci poligami dan menyetujui pemurtadan sebagai sebuah pilihan hidup. Padahal dalam Syariah Islam, poligami dibolehkan hingga empat istri dan hukuman bagi seorang murtad tidak lain adalah qishash (hukuman mati). Berarti dengan tegas anda menolak Syariah Islam.
Anda ingin membela diri kalau restoran babi pak Tan semuanya sudah dipisahkan, antara memasak babi dan ayam serta bebek. Tetapi disitu anda jelas lebih mendukung masakan babi yang haram daripada ayam atau bebek yang halal. Terbukti anda mengejek masakan halal itu dengan kata-kata: “babi rasanya gurih tanpa banyak bumbu”, seperti yang dikatakan pak Tan.
Bahkan juga dikampanyekan betapa nikmatnya makan daging babi daripada ayam atau bebek yang harus banyak bumbunya supaya menjadi nikmat. Tetapi kalau babi tidak perlu bumbu sudah nikmat sekali. Apa ini tidak berarti anda secara tidak langsung menyarankan agar umat Islam tidak perlu ragu-ragu lagi makan daging babi yang nikmat dan gurih meski haram ! Maklumlah anda masih keturunan Cina !
Adapun yang lebih konyol lagi adalah si Menuk yang muslimah sholat disamping onggokan daging babi yang haram bahkan kiblatnya sengaja dihadapkan ke altar pemujaan agama Konghuchu yang penuh dengan dupa dan patung-patung dewa. Padahal itulah yang dilakukan Menuk setiap harinya ketika bekerja di restoran pak Tan.
Apakah itu bukan penghinaan ketika sholat menghadap Allah SWT sementara didekatnya ada onggokan daging babi dan kiblatnya sengaja dihadapkan ke altar pemujaan Konghuchu. Sebelumnya anda telah menghina Allah SWT dengan kalimat suci Asmaul Husna dibacakan dengan nada sinis dan ekspresi mengejek oleh seorang Pastor di Gereja.
wartawan SI (16 April jam 7:33):
Keempat, lebih tragis lagi penghinaan anda terhadap Islam. Bayangkan, Masjid sebagai tempat suci anda gunakan untuk latihan memerankan Yesus yang akan dilakukan Surya, hal ini menunjukkan anda telah menodai kesucian Masjid. Apalagi Surya sebagai seorang muslim memerankan Yesus di Gereja. Padahal masuk Gereja diharamkan bagi seorang muslim, apalagi memerankan Yesus didalam gereja.
Anda perlu membaca sejarah Amirul Mukminin Khalifah Umar bin Khattab yang menolak masuk ke Gereja Suci di Baitul Maqdis (Yerusallem) setelah Kota Suci itu ditaklukkan pasukan Islam secara damai tanpa setetes darahpun tumpah pada tahun 16 Hijriyyah.
Kelima, penyerbuan rumah makan Cina oleh umat Islam pada hari kedua lebaran barangkali baru pertama kali ini terjadi di Indonesia bahkan di dunia. Kalau biasanya peristiwa itu terjadi pada bulan puasa, dimana pada siang hari restoran atau warung makan tetap buka, itupun jarang sekali terjadi. Lha ini justru terjadi pada hari lebaran apalagi terhadap restoran Cina.
Hal ini menunjukkan anda akan mengirimg opini agar umat Islam tidak segan-segan melakukan tindakan anarkhis terhadap orang Cina meski hari lebaran sekalipun. Sudah jelas anda ingin mencoba mendorong terjadinya konflik horisontal di negara ini.
Keenam, tidak hanya menghina kesucian Islam, anda juga mencoba melecehkan Banser sebagai salah satu organ NU. Masak menjadi Banser sebagai pekerjaan atau tempat penampungan para pengangguran, seperti yang dikatakan Sholeh kepada Menuk. Lebih tragis lagi, Banser kok sampai bunuh diri hanya karena supaya lebih berarti dimata istrinya. Apalagi sebelum bunuh diri dengan memeluk bom, terlebih dahulu Sholeh berteriak laa illaha illallah, apa ini bukan penghinaan !!! Padahal bunuh diri hukumannya langsung masuk Neraka.
Kalau dalam analisis politik saya, anda tampaknya ingin membenturkan antara Banser NU dan Kokam (Komando Keamanan Muhammadiyah). Logikanya, anda baru saja mensutradarai film “Sang Pencerah” dan dimana-mana anda berkoar-koar menjadi keluarga besar Muhammadiyah. Dengan sendirinya, nanti kalau anggota Banser memburu anda karena dianggap telah menghinanya, anda akan kabur dengan meminta perlindungan pada Kokam dari buruan Banser karena anda merasa telah berjasa membuat film “Sang Pencerah”, apalagi anda selalu mengaku dari keluarga besar Muhammadiyah.
Dengan sendirinya akan terjadi konflik horizontal antara Banser vs Kokam. Apakah itu yang anda kehendaki ? Adapun yang saya dengar, sekarang para anggota Banser sudah mulai marah dengan penghinaan tersebut. Semoga saja Kokam tidak terpancing untuk membela, biar anda sendirian menghadapi Banser.
Ketujuh, kalau anda menyatakan mengapa umat Islam protes ketika KH Ahmad Dahlan dimainkan seorang murtad, sementara tidak satupun orang Kristen protes ketika Yesus dimainkan oleh figuran seperti Surya yang beragama Islam, hal itu menunjukkan kepicikan pengetahuan anda tentang Islam.
Hal itu menunjukkan anda menyamakan semua agama alias pendukung pluralisme, sehingga ketika simbol agama atau tokohnya dilecehkan tidak perlu protes. Lha itulah perbedaan antara Islam dan Kristen, bung. Kalau umat Islam protes karena tokohnya anda lecehkan, itu hak umat Islam. Kalau orang Kristen tidak protes meskipun Yesus diperankan figuran seperti Surya yang muslim, ya itu hak orang Kristen. Tetapi yang jelas anda telah merendahkan maratabat tokoh Islam karena diperankan oleh seorang murtad.
Sebelum mengakhiri tulisan ini, saya ingin bertanya dan jawablah dengan sejujur-jujurnya. Kalau anda berani menjawab berarti gentleman, tetapi kalau tidak berarti pengecut.
Pertama, ide pembuatan film “?” dari siapa, sehingga anda bersedia menjadi sutradaranya ?
Kedua, siapa yang membiayai pembuatan film “?” yang katanya sampai menghabiskan Rp 5 miliar itu ?
Ketiga, siapa dalang sesungguhnya dibelakang film “?” ?
Keempat, sebagai sutradara berpengalaman, mengapa anda berani mengabaikan empat pilar utama dalam sebuah film yang bagus yakni mengedepankan etika, moral, agama dan sosial. Apa yang mendorong anda bertindak nekat seperti itu ?
Kelima, mengapa anda berani mengorbankan idealisme dan intergritas sebagai seorang sutradara demi sebuah film berkualitas sampah ini ?
Keenam, mengapa mayoritas film anda selalu bertemakan penghinaan terhadap ajaran Islam, umat Islam dan institusi Islam ?
Hingga perdebatan ini dibuat, Hanung Bramantyo belum memberi tanggapannya.
Bagaimana setelah membaca postingan di atas? ada Pencerahan sedikit? ya paling tidak, kita tidak hanya bisa berkata, " wah, tau nya demo terus, kapan mau maju perfilman indonesia ", sekarang setelah membaca artikel tersebut, ya paling tidak kita lebih jeli lah dalam menilai media yang hanya menyudutkan ormas - ormas tertentu, Demi sebuah Nilai Komersial.
Semoga Bermanfaat dah untuk agan - agan semuanya.
Maaf bila ada kata - kata yang salah, bila ada kata yang tidak berkenan, mohon di maafkan, oke cuy?
Sekian dan Terima Kasih.
Wassalam
Tertanda Eel Eliyanto Kaudan
Salam Blogger!
Salam Blogger!
Seperti Biasa yah, yang nama nya kecanduan itu sulit sekali untuk di hilang kan, apalagi kalo ketemu barang yang nikmat, wuiiiiiiiiiiih, bikin lupa akhirat cuy!
Nah, ngomong - ngomong akan sebuah Kenikmatan ne ye, ane mau bagi - bagi info neh, eiits...Bukan info tapi ngotak ngatik opini ajah ( ngotak ngatik? apaan tuh? ).
Nah, beberapa hari ini, setelah ane berstatus "Single " ( sebenarnya dari dulu single terus deh?), ane makin gemar berselancar di dunia maya, terutama dan terspecial Blog. Mulai bergentayangan dari satu blog ke blog yang lain nya, mulai memasuki Chatbox setiap Bloger sampe - sampe meninggalkan Pesona di Kolom Komentar (Pesona = Komen; Bahasa Khusus ane ). Tapi kayak nya Blogwalking identik dengan kasih Komentar deh?, Sekali lagi Maaaaaaaaaf!! :D
Berselancar dari Blog satu ke blog lain nya yang lebih Nikmat nya di sebut " Blogwalking" ini sudah menjadi suatu kebiasaan baru ku, yang mana sebelum nya kagak doyan dah mencicipi yang nama nya "blogwalking " apalagi tebar " pesona " kagak doyan cuy!, tapi neh ye..Satu kejadian yang Luar biasa ne ye, setelah ane " blog walking " dan tebar "Pesona " di beberapa blog, tanpa sadar dan tanpa terduga, Postingan ku yang sebelum nya Sepi Pengunjung dan Sepi Komentar, setelah blogwalking satu per satu komentar mulai tumbuh dan bersemi di Blog " Taman Sambas ".
Kembali pada blogwalking, satu hal yang bikin aku penasaran adalah "awards". Nah untuk kata satu yang ini ane bingung sekali Cuy!, kenapa nggak, ane pikir untuk mendapatkan "awards " yah harus ikut kompetisi apa gitu, dan dengan bangga nya "awards " tersebut akan terpampang di blog kita.
Membaca salah satu postingan Blogger, yang memuat kisah nya mendapatkan awards, sedikit membuka mata dan telinga, hati,kepala, tangan, pokok nya semuanya dah,m oh..ini yang di maksud awards. Ternyata oh ternyata ne ye, awards tersebut di berikan melalui sebuah postingan dengan di sertai gambar "awards" yang kemudian di postingan tersebut sang Blogger, mencantumkan Link nya Blogger yang lain otomatis ya bagi yang membaca blog pemberi awards, sedikit nya atau sebanyak nya memberikan rasa ingin tahu, seperti apa seh blog yang di anugrahi awards tersebut? Nah, manfaat bagi yang di Anugrahi awards adalah akan banyak nya yang berkunjung ke blog tersebut(yang di beri awards) dan mungkin backlink nya juga akan meningkat ( sebenarnya seh gak tau juga ya backlink itu kayak apa: Ane kan Gaptek Cuy). Setelah membaca postingan di blog tersebut yang isi nya menyatakan kegembiraan nya tentang awards yang ia dapat membuat ane berpikir, lah kapan seh ane dapat awards? hehehe..Terlalu Ngareeeeeeeeeep!.
Kemudian ane berpindah ke blog yang lain, dan membaca beberapa postingan, plaaaaaaaaaaak!!!! ane terdampar lagi pada postingan yang berisi tentang pemberian awards..Wow...jadi tambah Ngiri Cuy!! beda nya kali ini yang ane baca adalah sang blogger memberikan award kepada blogger lain.
Setelah lumayan lama menjelajah, mengintip blog yang lain akhir nya lagi dan lagi menemukan blog yang memposting pemberian dan penerimaan awards..Ya Tuhan.........Fenomena apakah Ini?
Selang beberapa waktu aku kembali lagi melakukan ritual blogwalking yaitu memberikan komentar - komentar, sory ya bukan komentar minta follow okey? hehehhe, memberikan komentar - komentar yang pasti nya di baca donk postingan nya, kan menghargai blog nya orang, ya gak? hehehehe
Dan Setelah Menebar Pesona di berbagai blog, ternyata blog "Taman Sambas " terserang Durian Runtuh Cuy! Kenapa Oh Kenapa? karena di samping mendapat kan Komentar yang lumayan Mengusir rasa sepi nya Blog, ternyata ane mendapat kan "Awards " (Sambil guling - guling keriangan ). Dan Awards yang ane dapatkan 2 awards sekaligus dalam waktu yang bersamaan hanya beda jam saja,hohohoh (Narsis).
Setelah mendapat awards, ane pun terpikir untuk membuat postingan tentang " Hey, itu Awards Aku Punya! " yang mana menyatakan kegembiraan ane mendapatkan awards dari sahabat blogger.
Nah sepertinya ane mulai ketularan juga untuk memberikan awards, seperti sebuah trend buat blogger untuk memberikan awards kepada blogger lain nya, sebenarnya seh sah - sah saja, toh itu tidak merugikan orang lain, namun seperti sebuah topik yang sedang hangat di bahas, Fenomena " Awards " ini pun menjadi salah satu postingan yang mesti di sisipkan di sebuah postingan blog (jangan terlalu serius gan! ) yang mana, bila melihat blog yang A, barusan ia memposting tentang " awards yang ia terima " , melirik ke blog yang B eh ternyata ia juga memposting tentang " pemberian awards kepada teman - teman nya " dan melirik lagi eh sama lagi, so Fenomena apa ini? Tapi semua itu, lagi dan lagi seperti ane bilang itu hak semua orang kok, toh gak merugikan malah banyak manfaat nya juga, selain sebagai tanda penghargaan, juga mempererat silaturahmi antara sesama Blogger, dan juga berpengaruh pada backlink kita, terus sebagai penambah semangat juga, ya gak? toh Ane pun dapat Awards juga kok..malah dapat 2 lagi sekaligus...hoho pamer lagi dah :D
Jadi blog Awards itu menurut pandangan ane yang labil dan Gaptek ini, sepertinya adalah sebuah trend di kalangan blogger, ane juga kagak tau apakah trend ini sudah terlalu lama berlansung atau baru - baru ini yang jelas trend tersebut banyak manfaat nya kok..Asal jangan bosan aja dah membaca sebuah blog jika menemukan postingan tentang Awards. hehehe.. Jika Anda Berkomentar, Maka anda akan mendapatkan " Awwards Komentator Terbaik " ada juga Awards " Bestfriend Awwards " dan sebagai nya. Apapun yang Nama nya Awards sangatlah menyenangkan
Bagi yang sudah memberikan ane awards, setelah membaca ini, JANGAN di ambil Awards ane..Itu Awards ane Punya!!! hahahahhahaha..
Yuk Kita Lanjutkan Menulis Gan! Semangat...Semangat..Dan Semangat!
Maaf bila ada kata - kata yang salah, bila ada kata yang tidak berkenan, mohon di maafkan, oke cuy?
Sekian dan Terima Kasih.
Wassalam
Tertanda Eel Eliyanto Kaudan
Salam blogger!
Salam Blogger!
Kali ini ane hanya sedikit berbagi informasi mengenai Ahmad Dhani yang di Kait kan Dengan Yahudi, Serta Freemason dan Pastinya yang lagi Heboh sekarang ini adalah Tentang Kematian Osama Bin Laden.
Menurut Info yang ane dapat Tepat nya bersumber dari Arrahmah.com, yang memposting artikel " Hubungan antara Freemason, Ahmad Dhani dan Band Dewa " pada Ahad 3 April 2011 20:04:10, yang menjelaskan Freemason sebagai Berikut :
" Freemason adalah sebuah organisasi persaudaraan (brotherhood) sekuler yang terbesar di dunia yang beranggotakan sekitar 6 juta orang dari kurang lebih 120 negara. Organisasi Freemason tidak memunyai pusat, setiap negara memunyai organisasi yang berdiri sendiri. Sekalipun demikian setiap organisasi Freemason di mana pun akan memunyai nomor pendirian dan berhubungan satu dengan lainnya. Freemason juga memunyai Master tertinggi yang merupakan master tertinggi dari seluruh Master Freemason yang bertugas melakukan koordinasi seluruh Freemason yang ada di dunia.
Freemason merupakan organisasi tertutup dan ketat dalam penerimaan anggota barunya. Organisasi ini bukan merupakan organisasi agama dan tidak berdasarkan pada teologi apapun. Tujuan utamanya adalah membangun persaudaraan dan pengertian bersama akan kebebasan berpikir dengan standar moral yang tinggi.
Freemason sendiri adalah simbolik dari pengertian pekerja keras yang memunyai kebebasan berpikir.
Kata mason berasal dari bahasa Perancis, maçon, yang artinya “tukang batu”. Sekalipun organisasi ini merupakan organisasi hanya bagi kaum laki-laki namun kini sudah banyak pula kelompok Freemason wanita.
Nah apa Hubungan nya Antara Freemason, Ahmad Dhani yang di Sebut - sebut sebagai yahudi? Dan Benarkah Ahmad Dhani Keturunan Seorang Yahudi? Cek Video nya Di bawah ajah :
Dan bagai Mana Pendapat Anda Semua Setelah Melihat Video Tersebut?
Maaf di sini ane hanya menshare informasi yang ane dapatkan, bukan untuk menimbulkan kebencian di antara sesama.
Nah apa hubungan nya dengan Kematian Osama Bin Laden?
Menurut Info yang ane dapat dari Situs Media Online Arrahmah.com yang memberitakan tentang kematian Osama Bin Laden yang Paling di Musuhi oleh Amerika Dan sekutu nya ini, bahwa Berita Kematian Osama Bin Laden adalah sebagai Berikut :
WASHINGTON (Arrahmah.com) – Harian Inggris, Guradian, melaporkan bahwa Pihak Gedung Putih harus merevisi cerita tentang penyerbuan yang menewaskan Syaikh Usamah bin Laden di Abbottabad, Pakistan, karena banyak fakta yang berbelok tentang operasi penyerbuan itu.
Keesokan hari setelah operasi penyerbuan, intelijen Pakistan marah karena tidak menerima informasi tentang penyerbuan itu. Mereka datang mengangkut furnitur dan barang-barang lain. Tapi itu tidak mungkin untuk menghapus setiap jejak drama yang menjadi akhir perburuan tersebut.
Apa saja fakta yang dibelokkan dari penyerbuan itu? Berikut data-data dari Guardian:
● Gambaran AS bahwa Syaikh Usamah tinggal di mansion mewah ikut mempengaruhi publik Pakistan, bahwa pimpinan Al Qaeda itu bergelimang kekayaan di akhir hayatnya.
Disebut-sebut, rumah persembunyian Syaikh Usamah adalah sebuah mansion dekat markas tentara Pakistan berharga sewa jutaan dolar AS. Faktanya, rumah bertembok tinggi itu jauh dari gambaran itu; setidaknya terlihat dari cat bangunan yang terkelupas dan tak terawat, serta tak ada satupun AC di lantai-lantainya.
● Beberapa jam setelah kematian Syaikh Usamah, para pejabat AS memberitahu bahwa ia melawan dan karenanya ditembak oleh tim khusus AL Amerika Serikat yang menyerbu lantai kedua dan tiga dari tempat persembunyiannya. Fakta itu ternyata bertentangan dengan yang diungkapkan pejabat AS yang mengatakan Syaikh Usamah tidak bersenjata, ditembak di kepala dan dada.
● Rincian lain menyebutkan beliau menggunakan salah seorang istrinya sebagai tameng hidup. Padahal sumber lain mengatakan, istrinya telah terluka di kaki sambil bergegas ke arah pasukan khusus sebelum ia terbunuh.
● Berbagai rincian, bagaimanapun masih tetap tidak jelasr. Para pejabat Amerika mengubah versi awal mereka untuk mengungkapkan bahwa seorang perempuan yang tewas dalam serangan terhadap kompleks itu bukan istri Syaikh Usamah.
Mau berbohong ke seluruh penduduk dunia kok tidak kompak!
Tidak hanya itu, banyak kejanggalan yang patut diperhatikan dalam pernyataan tentanng kematian Syaikh Usamah, diantaranya:
Kejanggalan Pertama, Bisa jadi berita ini merupakan propaganda pertama yang dilakukan Petraeus yang kini menjadi direktur CIA bekerja sama dengan Leon Panetta yang menjabat Menteri Pertahanan AS, untuk melemahkan semangat Mujahidin Afghanistan dan Pakistan. Sehingga mereka membuat berita yang menyatakan bahwa mereka telah berhasil membunuh Osamah.
Kejanggalan Kedua, saat AS mengklaim berhasil menewaskan Syaikh Abu Mus’ab al-Zarqawi, gambar yang memperlihatkan kematiannya dirilis, namun mengapa untuk Syaikh Usamah tidak? Begitupun dengan Syaikh Abu Umar al-Baghdadi.
![]() |
| Foto jenazah siapa ini? |
Foto yang beredar luas yang dilansir sebagai foto jenazah Syaikh Usmah, ternyata hanya sebuah foto editan dengan teknik amatir yang bisa dilakukan oleh orang awam sekalipun.
Kejanggalan Ketiga, kenapa mayatnya di buang ke laut? bukankah mempertontonkannya ke publik lebih masuk akal dari pada menghilangkannya sama sekali di laut? Apakah pihak USA menghindari uji forensik atau sebenarnya mereka tak membuang siapa siapa di laut?
Mengapa jenazah Osama Bin Laden yang menjadi incaran selama 10 tahun itu tidak diperlihatkan ke seluruh dunia, dan pemakamannya dilakukan sembunyi-sembunyi bahkan harus dikebumikan dilaut.
Kejanggalan Keempat, pada tahun 2001 CNN menyebutkan Osama menderita diabetes, tekanan darah rendah dan terluka di kakinya. “Dia kekurangan cairan, dan sakit ginjal.” Kabar meninggalnya Syaikh Usamah pun ditegaskan oleh Presiden Pervez Musharraf, diduga beliau meninggal pada bulan Desember 2001.
Nah kalau sudah pernah ada klaim Syaikh Usamah meninggal, kenapa berita Syahidnya Usamah kembali merebak. Lalu Presiden Pervez Musharraf mengumumkan kematian siapa waktu itu?
Benar-benar kebohongan yang membingungkan!.
Namun jika berita Syaikh Usamah gugur yang dirilis banyak media AS itu adalah hanya propaganda pihak AS saja, lantas mayat siapa yang dikebumikan dilaut itu? Foto siapakah yang disebar luaskan dan diklaim sebagai jenazah Syaikh Usamah Bin Laden? Sungguh kebohongan-kebohongan yang tidak cerdas dan begitu mudah dibongkar. Jadi, hanya begitukah “kehebatan” dan “kecerdasan” para intelegen AS yang dikoar-koarkan dalam serial TV dan film-film Hollywood? (rasularasy/arrahmah.com)
Nah dari dari beberapa informasi yang ane dapat neh, ini bahwa Kematian Osama Bin Laden tidak hanya di beritakan pada Tahun ini, malah sudah terjadi beberapa tahun yang lalu. Dan Berita kematian Osama Bin Laden tidak lepas dari menurun nya pamor Obama di Mata Masyarakat serta mata dunia.
Oke lah lansung simak ajalah di bawah ini video yang ane dapat dari Situs Media Online Arrahmah.com tentang Seruan Jihad Osama Bin Laden.
Cuplikan video dari film “Percik Darah di Serambi Al-Quds” terbitan Ar Rahmah Media.
“Kepada saudara-saudara kami di Palestina, sesungguhnya darah anak-anak kalian adalah darah anak-anak kami, dan darah kalian adalah darah kami… Darah dibalas darah, penghancuran dibalas penghancuran…”
Semoga Bermanfaat dah untuk agan - agan semuanya.
Maaf bila ada kata - kata yang salah, bila ada kata yang tidak berkenan, mohon di maafkan, oke cuy?
Sekian dan Terima Kasih.
Wassalam
Tertanda Eel Eliyanto Kaudan
Salam Blogger!
.......................................





