Pendaftaran online CPNS 2014 hingga saat ini masih mengalami kendala. Hal itu tampak dari banyaknya instansi daerah yang "Masih Dalam Proses" pendaftaran, sementara batas akhir pendaftaran untuk instansi pusat yaitu tanggal 7 September, sementara untuk instansi daerah berbeda-beda seperti tanggal 8, 9 dan 10 september.

Hingga saat ini masih banyak instansi daerah yang belum "Siap Pendaftaran" tentu hal tersebut sangat mengecewakan bagi calon peserta. Bagaimana tidak, sejak resminya pendaftaran di buka, selalu saja ada kendala mulai dari downnya situs resmi Panselnas, ngadanya situs tersebut, sulitnya menemukan kolom pendaftaran, hingga belum siapnya instansi daerah untuk membuka pendaftaran online.

Berkaca dari hal tersebut ada beberapa poin yang perlu diperhatikan oleh pihak instansi yang akan membuka pendaftaran CPNS.

- Hendaknya pada tanggal resminya pendaftaran di buka yaitu tanggal 20 Agustus kemarin, semua instansi sudah "Siap Pendaftaran" bukan  "Dalam Proses". Jika sudah "Siap Pendaftaran" tentu pelaksanaan test bisa dilakukan sesuai jadwal. Sepertinya mental "nanti saja atau ditunda" masih melekat dalam diri masyarakat Indonesia.
- Untuk situs pendaftaran, hendaknya diperhatikan terutama untuk "ketahan" servernya dalam menampung antusias calon peserta CPNS.
- Sulitnya menemukan kolom pendaftaran juga perlu menjadi bahan evaluasi bagi pihak panitia.
- Informasi daftar formasi dan instansi yang buka tidak pernah diupdate di situs resminya panselnas.

Melihat kejadian seperti ini, dapat diasumsikan bahwa panitia CPNS masih belum siap untuk menerapkan sistem pendaftaran online.....

jabar

tidak diupdate


Pendaftaran CPNS Online telah resmi dibuka pada tanggal 20 Agustus 2014 kemarin setelah melewati masa penundaan. Situs resmi Menpan yaitu menpan.go.id telah memberikan informasi bahwa pendaftaran dilakukan di situs panselnas.menpan.go.id. Namun malangnya tidak semua calon peserta CPNS yang berhasil mendaftar, termasuk penulis pribadi.

Kesulitan untuk mencari kolom pendaftaran ditambah dengan ngadatnya situs pendaftaran tersebut memang membuat hati calon peserta merasa dongkol. Bagaimana tidak, kolom pendaftaran yang digaung-gaungkan menpan tersebut tidak terlihat di situsnya panselnas.menpan.go.id. Tentu hal tersebut harusnya menjadi bumerang bagi menpan untuk menyediakan informasi sejelas-jelasnya mengenai hal tersebut. Ditambah pula dengan situsnya yang sempat ngedown dan ngadat harus menjadi cerminan bahwa Menpan memang belum siap untuk mengadakan pendaftaran CPNS online.

Meskipun demikian, calon peserta merasa terbantu dengan adanya media sosial twitter. Pasalnya ada beberapa akun yang dengan suka rela memberitahukan informasi terkait kolom pendaftaran tersebut. Ya bagi yang kesulitan untuk mendaftar secara online CPNS 2014 bisa mengklik atau mengetik url https://regpanselnas.menpan.go.id. Di link tersebut tersedia beberapa kolom yang harus di isi sebagai persyaratan pendaftaran....

Berikut penampakannya


perhatikan tulisan yang di lingkari, bandingkan dengan situs panselnas.menpan.go.id yang membuat calon peserta cuma bolak balik mengutak ngatik situs tersebut tanpa menemukan kolom pendaftaran
Perhatikan kolom tulisan biru ''siap pendaftaran''. berdasarkan informasi dari blogger lain katanya bisa mendaftar dari link tersebut. ketika di klik tulisan tersebut akan muncul tanda ''mendaftar/registrasi''. tapi kenyataannya tulisan biru tersebut tidak bisa di klik alias tidak memiliki link yang diselipkan di dalamnya......

Jadi buat yang ingin mendaftat cpns online silakan daftar di https://regpanselnas.menpan.go.id atau klik di sini pendaftaran

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh 

 

Assalamu'alaikum bapak Prabowo Subianto dan bapak Hatta Rajasa. Semoga bapak sekalian selalu dalam lindungan dan naungan Allah SWT.


Ini merupakan surat pertama saya untuk bapak berdua. Ini bukan surat terbuka atau juga surat cinta, ini hanyalah surat berisi ungkapan hati yang tak bisa bicara. Saat ini Indonesia sedang berada dalam kondisi yang hiruk pikuk tentang siapa pemimpin negeri ini, tentunya masing-masing pihak mengharapkan capres idola merekalah yang menang, termasuk saya ini. Meskipun demikian ya pak, kita juga harus berlapang dada untuk menerima hasil akhir nantinya. 


Di dalam surat ini, saya bukan ingin menyampaikan soal itu pak! Saya ingin menyampaikan bahwa saya sangat mengagumi bapak berdua dan teringin sangat bahwa bapaklah yang memimpin negeri ini. Saya kagum dengan sikap bapak Prabowo yang mampu menahan diri saat disuguhkan berbagai berita negatif. Saya salut dengan sikap sabar bapak saat berbondong-bondong manusia yang malas membaca dan menganlisa seenaknya mengatakan bapak Prabowo seorang "Pembunuh, penculik, pelanggar ham". Saya salut saat bapak bilang "Kita boleh semangat, kita boleh yakin, tapi tidak dengan menjelek-jelekan orang lain". Bapak pernah bilang itu ke pendukung bapak kan?

Saya memang tidak dapat memahami apa yang bapak rasakan saat dikatakan "Seorang pembunuh" saya juga tidak dapat merasakan apa yang anak bapak rasakan saat bapaknya di tuduh sebagai seorang "Pembunuh dan pelanggar ham". Dan bapak tau apa yang saya pahami? Ya seorang bapak Prabowo adalah seorang manusia yang kuat, seorang bapak yang penyabar. Boleh saya bilang pak? Sikap bapak inilah yang harus dimiliki pemimpin ini..

Ketika terjadi suatu tindakan anarkisnya pendukung dari kubu sebelah saat dituduh dengan kata-kata negatif, sang idola mengatakan "Jangan salahkan pendukung". Oh sebuah kalimat yang sebetulnya boleh saya bilang "Tidak cerdas". Dari kalimat tersebut saya bisa membandingkan mana sosok yang bersabar saat diterpa isu negatif dan mana yang tidak. Ah saya tidak bermaksud menjelek-jelekan ya, tapi itulah apa yang menurut pandangan saya, seorang anak pelosok Kalimantan Barat.

Dulu saya menempuh pendidikan dari SD hingga Perguruan Tinggi di Kalbar, saat itu saya tidak mengenal namanya Prabowo Subianto, tapi tidak untuk pak Hatta Rajasa. Saya sempat bertemu dengan bapak Hatta Rajasa sekaligus ikut nimbrung dengan rekan-rekan wawancarai beliau. Tapi saya juga tidak kenal persis dengan bapak Hatta ini...

Kemudian pada tahun 2012 lalu saya melanjutkan pendidikan S1 di Kota Bandung. Saat itulah saya mulai mengenal nama Prabowo Subianto. Dan harus bapak ketahui bahwa waktu itu yang saya kenal Prabowo Subianto adalah seorang "Pelanggar HAM" pelaku penculikan mahasiswa saat kerusuhan 98. Ya itulah yang pertama kali saya kenal tentang bapak, dan dari siapa saya tahu hal tersebut? Dari dosen saya pak! Bayangkan seorang dosen mengatakan demikian! Lantas bagaimana saya menanggapinya? Tentu saya percaya pak! Dan waktu itu saya termasuk manusia yang malas membaca dan menganalisa. 

Kemudian saya tanpa mencari tahu lebih jauh, langsung menjudge bapak. Tak hanya itu saya juga menulis status di facebook saya bahwa bapak Prabowo Subianto merupakan dalang di balik kerusuhan 98. Astafirullah al azhim, maafkan saya pak.. 

Alhamdulillah pak, status tersebut mendapatkan komentar dari seorang teman, dia mengatakan "Jangan sembarangan menulis jika tidak tahu kejadian sebenarnya". Komentar tersebut menggerakan hati saya untuk mencari tahu lebih jauh tentang bapak. Rasanya sangat berdosa, dan malu jikalau mengatakan seseorang begini tanpa mencari tahu hal sebenarnya.

Setelah membaca dan menganlisa dari banyak referensi, saya menyimpulkan bahwa Bapak Prabowo BUKAN pelaku, pelanggar ham atau dalang kerusuhan 98. Bapak hanya dikambingkan hitamkan oleh seseorang yang ingin lepas dari tanggungjawabnya. Dan bapak tahu kan? Orang tersebut ternyata kembali menyerang bapak dan melimpahkan kesalahannya kepada bapak. Dan apa yang bapak lakukan ketika dikambinghitamkan? Bapak hanya diam, tidak membela diri. 

Terkadang saya geram sekali dengan bapak, kenapa bapak harus sediam itu? Sampai kapan bapak harus bersabar dengan tudingan-tudingan yang tidak terbukti itu? Mungkin itulah sifat penyabar bapak ya dan jujur saya salut dengan bapak...

Oh ya pak perlu saya tegaskan kembali, bahwa waktu saya mengenal bapak itu ketika bapak masih belum mencalonkan diri sebagai capres.

Beberapa waktu lalu saya sempat melihat foto bapak yang berkunjung ke rumah masyarakat, dan bapak pasti tahu kan bahwa waktu itu bukalah waktu dimana bapak mencalonkan diri sebagai presiden, bukan pak! 

Bapak juga masih ingat dengan anak-anak papua yang berkat ketulusan bapak mereka bisa menjadi anak yang pandai lagi cerdas. Dan bapak pasti ingat juga bahwa itu bukan waktu dimana bapak mencalonkan diri sebagai presiden.. Ah seandainya mereka-mereka yang buta hati, mata dan pikiran ini bisa melihat sebutir berlian yang tersimpan diantara butiran pasir sedang di fitnah, diberitakan berbagai berita miring, sebenarnya bukan seorang yang gemar pencitraan lagi kepura-puraan. Bapak yang satu ini tulus apa adanya, penyabar dan tetap diam walaupun dihujani berbagai cemohan dan cacian...

Bapak Prabowo yang saya kagumi, saya berharap bapaklah yang menjadi pemimpin negeri ini. Saya sangat berharap bapak yang memiliki sikap dan sifat seorang negarawanlah yang dulu berdiri sebagai pembela negara menjadi presiden Indonesia yang disegani rakyatnya dan negara asing... Saya selalu berdo'a agar bapak yang memimpin kami, membawa arti perubahan yang sebenarnya.......

Atas nama Allah SWT surat ini saya buat dengan sebenarnya, tulus dari hati seorang anak pelosok yang menginginkan perubahan pada negeri ini...


-eL-

Setiap orang tentu memiliki impian untuk memiliki rumah sendiri dengan desain yang menarik dan sesuai keingingan pribadi. Tentu impian tersebut sangat diharapakan bisa terwujud di masa mendatang. Nah bagi yang punya angan-angan untuk memiliki rumah sendiri dengan desain unik dan sesuai selera sendiri, bisa nih coba-coba mendesain sendiri bentuk rumahnya menggunakan aplikasi gratisan Sketchup 8. Cara penggunaannya lumayan mudah dan menyenangkan loh, jadi anda bisa sepuasny menyalurkan imajinasi desain rumah anda melalui sketcup ini. Mudah-mudahan bentuk rumah yang sudah kita desain sendiri ini bisa diwujudkan di masa mendatang, amiin.

Betewe rasanya tidak sah kalau saya sendiri tidak menunjukan hasil dari belajar sketchup ini hehe. Berikut desain rumah impian yang ingin saya wujudkan di masa mendatang.

1. Rumah Momo
Bentuk rumah ini sengaja saya beri nama “momo” karena bentuknya yang menurut saya imut. Tidak terlalu sulit untuk mendesain bentuk rumah “momo” ini, pasalnya cukup menggunakan Rectangle untuk bagian temboknya, dan arc untuk atapnya, sementara circle bisa digunakan untuk ventilasi udara dan jendela. Selanjutnya tinggal tambahkan material sesuai fungsinya dan keinginan anda.

tampak dari depan




tampak dari samping
2. Rumah Kerucut.
Bentuk rumah ini memang menyerupai bentuk kerucut, dan menurut saya rumah ini unik dan terkesan klasik. Perlu kehati-hatian untuk mendesain bentuk rumah kerucut ini. Karena bagi pemula seperti saya ini cukup sulit untuk membuat bagian atapnya. Untuk bagian dasar atau lantai dan temboknya ini menggunakan circle yang di push/pull, sementara untuk bagian atapnya menggunakan line.
Tampak dari belakang



tampak dari depan
Nah itulah dua desain rumah yang ingin saya wujudkan, bagaimana dengan anda, tertarik untuk mencoba desain rumah sendiri?

Banyak pertanyaan yang muncul di benak saat mulai memasuki masa. Apa yang akan dilakukan setelah masa tua nanti? Bagaimana dengan dana di masa tua nanti?

Bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) tidak terlalu khawatir tentang dana di masa tua, pasalnya dana pensiun memang berlaku untuk mereka, nah bagaimana dengan pegawai swasta? Tentu hal itu menjadi momok yang menakutkan. Oleh karena itu, diperlukan tindakan cepat dan tepat untuk menghadapi masa tua nanti. Menabung adalah solusi dari momok yang menakutkan tersebut.

Menabung merupakan suatu tindakan perencanaan keuangan untuk masa depan. Dengan menabung, setiap orang telah menyiapkan dana yang akan digunakan pada masa tua nanti.

Menabung dapat dilakukan sejak usia kita masih muda. Kita dapat mengambil contoh usia 17 tahun misalnya (usia untuk memperoleh kartu identitas) sudah mulai menabung dengan rutin perbulannya menabung sebesar Rp. 100.000 dan akan pensiun misalnya pada usia 60 tahun. Sehingga tabungan Rp. 100.000 perbulannya selama 43 tahun akan menjadi dana masa tua dengan nilai Rp. 51.600.000.  Nah bagaimana jika tiap bulannya menabung senilai Rp. 500.000, Rp. 1.000.000 atau dengan jumlah besar lainnya?  Tentu dana yang akan diterima di masa tua nanti juga akan besar. Jumlah tersebut belum seberapa nilainya jika belum dijumlahkan dengan dana pensiun yang anda dapatkan dari pemerintah (untuk PNS). Sehingga dengan demikian, anda tidak perlu khawatir akan menjalani masa tua anda.

Melihat kisaran nilai dari tabungan sejak usia muda tersebut, sudah selayaknya menabung itu digalakan untuk dilakukan oleh berbagai lapisan masyarakat di Indonesia. Hal itu mengingat betapa pentingnya dampak menabung untuk masa tua anda. Semakin awal dan rutin anda menabung, maka semakin besar pula hasilnya yang akan diambil nantinya.

Dalam menabung tentu memiliki masalah tersendiri yaitu “kebutuhan mendesak”. Untuk menghadapi situasi tersebut diperlukan pula “tabungan rumah” yaitu dana yang disisihkan diluar tabungan bank untuk persiapan kebutuhan mendesak. Di sini saya mengambil contoh gaji perbulan yang diterima sebesar Rp. 2. 500.000 (untuk single). Kebutuhan hidup perbulanya sebesar Rp. 1.500.000, sisanya Rp. 1.000.000 yang di bagi menjadi dua satu untuk disimpan di bank  sebesar Rp. 700.000 dan Rp. 300.000 untuk disimpan sebagai kebutuhan mendesak. Meskipun demikian, nilai tersebut dapat diubah sesuai dengan pendapatan, pengeluaran, penghematan yang anda lakukan.

Dengan menabung maka anda sudah bertindak cepat dan tepat untuk membantu diri anda dalam menghadapi masa tua anda nanti. Sehingga tidak perlu ragu lagi kan untuk memulai menabung?


link : http://bit.ly/BNI_Simponi


perang saudara di amerika
Menginginkan Perang, Rasa Nasionalisme kah? Ketika kebudayaan Indonesia diakui oleh negara tetangga Malaysia, banyak pihak yang merasa marah terhadap Malaysia. Sebagain pihak ada pula yang kecewa dengan pemerintah yang saat itu masih adem-adem saja menghadapi sikap negara tetangganya. Bahkan ada pula yang menginginkan terjadinya perang atas dasar rasa “nasionalisme’’. Sekilas jika kita pikir tentu wajar-wajar saja jika rakyat menginginkan perang, karena merasa sebagai rakyat, sangat marah ketika negaranya terlihat “cengeng dan pengecut’’ menghadapi sikap negara lain.

Ketika isu penyadapan yang dilakukan pihak Australia terhadap pemerintah Indonesia, konflik dan ketegangan pun terjadi. Lagi dan lagi, ada sebagian yang menginginkan perang. Yang menjadi pertanyaan adalah apakah menginginkan perang itu merupakan sebuah rasa nasionalisme….?

Jika kita pikir lebih jauh, tentu perang bukanlah hal yang hanya melibatkan dua pihak yaitu pemerintah yang merasa benar, dan pihak yang dianggap salah. Perang bukanlah duel diantara pemimpin A dengan pemimpin B, bukan pula tentara A dengan tentara B, melainkan duel antara dua negara yang di dalamnya semua elemen ikut terlibat terutama rakyatnya.

Jika perang terjadi, penulis teringin sangat tahu apakah mereka yang menginginkan perang siap untuk menghadapi segala kehancuran, kehilangan orang-orang tersayang? Kehilangan harta dan kenangan indah? Siapkah kehilangan orang tua, adik-kakak, suami-istri, teman, rekan kerja, , sekolah, kantor, dan semuanya?

Banyak pihak yang mengatakan pemerintah negeri ini pengecut, tidak tegas dan antek karena tidak mengeluarkan tindakan tegas yang dalam hal itu adalah “perang’’. Jika diteliti lebih jauh, kita akan memahami bahwa menjaga rakyatnya tetap selamat, hidup dan terhindar dari marabahaya dan menghindari kehancuran negeri ini merupakan tujuan dari sifat pengecut yang telah dilontarkan oleh para manusia “penggila perang’’.

Rasa nasionalisme kah itu….?
Jika perang merupakan rasa nasionalisme, seharusnya tiap diri manusia-manusia penggila perang itu bertanya “Sudahkah aku berperang dengan diriku sendiri?”, “Sudahkan aku berperang dengan pemerintahku sendiri?”, “Sudahkah aku berperang dengan orang-orang ku sendiri…?” Ya yang menjajah negara ini, yang mempermalukan negeri ini adalah diri kita sendiri, baik itu rakyatnya sendiri, maupun pemerintahnya sendiri…..

Membenci dan mengatakan pengecut, tetapi apakah selama kita sudah berani membela kebenaran yang terjadi di depan mata?
Membenci para koruptor, tetapi apakah selama ini kita benar-benar bersih dari yang namanya korupsi waktu? Pengambilan hak orang lain?

Jika manusia-manusia penggila perang menginginkan terjadinya perang, sebaiknya perangilah dulu dirimu sendiri………………..

Hidup ini tidak lepas dari kejadian yang menyenangkan atau menyedihkan. Kejadian tersebut selalu dialami oleh mahluk yang bernama manusia. Kejadian yang menyenangkan tentu sangat disyukuri dan diharapkan terjadi berulang-ulang, namun sebaliknya kejadian yang menyedihkan terkadang dianggap sebagai bentuk “tidak-sayangNya Tuhan terhadap umatNya”. Jarang sekali yang menyadari bahwa kejadian menyedihkan itu ternyata merupakan “kejadian menyenangkan” di masa mendatang.

Kejadian tersebut bisa kita sebut sebagai hikmah. Tentu kita tidak bisa melihatnya saat ini, meskipun demikian, kita harus selalu berbaik sangka kepada Allah SWT yang selalu menyimpan hikmah bagi umatNya, karena apa yang kita anggap buruk belum tentu buruk bagi kita, dan apa yang kita anggap baik belum tentu pula baik untuk kita karena Allah lebih mengetahui mana yang baik dan mana yang buruk untuk umatNya.

Mungkin anda pernah mengalami kegagalan atau kejadian yang mengecewakan. Perasaan sedih, dan kecewa, menyelimuti hati. Namun tanpa disadari bahwa kejadian tersebut seharusnya disyukuri karena di masa mendatang anugrah yang begitu besar telah dipersiapkan oleh Allah sebagai pengganti rasa sedih dan kecewa tersebut. Mungkin satu atau dua tahun atau kurang bahkan lebih dari itu, baru anugrah tersebut kita rasakan. Saat mulai melupakan kekecewaan dan kesedihan ternyata tiba-tiba muncul anugrah sebagai hikmah dari kejadian sebelumnya.

Di sini saya ambil sebuah contoh pribadi saya. Dulu saya pernah berniat untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi negeri yang terkenal di Kota Pontianak, Kalimantan Barat. Seleksi Mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri (SMPTN) pun saya ikuti, namun malangnya, kesempatan untuk mengenyam bangku kuliah di perguruan tinggi favorit tersebut kandas dengan persaingan yang ketat. Saat itu yang dirasakan sedih, malu, karena rata-rata teman dari kampung memang kuliah di PTN tersebut. Akhirnya demi mengenyam bangku kuliah, Perguruan Tinggi Swasta (PTS) pun menjadi pilihan. Selang satu tahun kuliah di PTS, saya pun kembali mencoba ikut SMPTN di PTN favorit tersebut, dan lagi-lagi hasilnya saya gagal. Setelah tiga tahun setelah kuliah dan bekerja (1 tahun), Allah SWT yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang menunjukan hikmah dari kejadian yang saya alami pada tiga tahun lalu. Saya melanjutkan pendidikan S1 di PTS di Kota Bandung. Tentu jika saya lihat ke belakang, saya tidak akan menyangka bisa berada di Kota Kembang ini. Saya pun berandai-andai jika dulu saya diterima di PTN favorit tersebut, tentu saya tidak akan berada di Kota Bandung ini. Alhamdulillah, Allah Adil, Maha Berkehendak.

Melihat dari cerita saya di atas, setiap kejadian yang kita alami baik itu senang atau sedih, masih memiliki hikmah dan nikmat yang telah Allah persiapkan. Hanya terkadang kita sebagai manusia luput untuk melihat semua itu. Oleh karena itu marilah kita untuk selalu berbaik sangka kepada Allah….

Kondisi perekonomian Indonesia dipengaruhi oleh berbagai faktor. Satu diantaranya adalah Amerika Serikat. Negara Amerika Serikat dengan sistem ekonominya yang liberal mampu membangun negaranya menjadi satu negara yang maju di berbagai bidang, termasuk perekonomiannya. Dengan kemajuan tersebut, Amerika Serikat menjadi kiblat ekonomi negara berkembang. Tidak hanya negara berkembang bahkan seluruh negara di dunia ini mengacu pada ekonomi Amerika Serikat. Tidak heran ketika negara adi daya tersebut mengalami masalah ekonomi, maka negara-negara di dunia termasuk Indonesia ikut merasakan dampaknya seperti yang terjadi pada saat ini yaitu melemahnya nilai tukar rupiah hingga mencapai angka Rp. 12.000 per dollarnya.

Jika Indonesia masih terus berkiblat pada sistem ekonomi Amerika Serikat, tentu hal tersebut akan berdampak fatal di masa mendatang. Oleh karena itu, Indonesa perlu mengubah arah kiblat ekonominya yaitu dengan cara beralih ke sistem ekonomi syariah. Hal itu dipandang perlu dilakukan guna membebaskan Indonesia dari cengkaraman Amerik Serikat yang telah menjajah ekonomi Indonesia. Mengapa harus sistem ekonomi syariah? Baiklah berikut ini akan di bahas keuntungan sistem ekonomi syariah sebagai jawaban atas pertanyaan di atas.

Menurut Khamami seorang Staf Pengajar Teknik Elektro Politeknik Negeri Semarang, di dalam jurnalnya yang berjudul Ragam Jurnal Pengembangan Humaniora Vol. 12 No. 1, April 2012, mendefinisikan Ekomi Syariah sebagai ilmu pengetahuan sosial yang mempelajari masalah-masalah ekonomi rakyat yang diilhami oleh nilai-nilai Islam.

Mengapa harus sistem ekonomi syariah? 
Sistem ekonomi syariah sangat berbeda dengan sistem ekonomi kapitalisme, sosialis atau komunis. Di dalam sistem ekonomi syariah ini, semuanya di atur dan dijalankan sesuai syari’i yang memiliki tujuan untuk kesejahteraan umat. Sistem ekonomi ini menekankan empat sifat diantaranya adalah Kesatuan (unity), Keseimbangan (equilibrium), Kebebasan (free will), dan Tanggungjawab (responsibility). Ke empat sifat tersebut dapat digunakan seluas-luasnya oleh pelaku usaha di Indonesia dengan berpedoman pada kehidupan ekonomi syariah yaitu setiap transaksi perdagangan harus dijauhkan dari unsur-unsur spekulatif, riba, gharar, majhul, dharar, mengandung penipuan, dan yang sejenisnya yang tergolong dalam aktivitas-aktivitas non riil. Sehingga dengan demikian transaksi yang dilakukan bersifat jelas, transparan dan bermanfaat. Sehingga transaksi tersebut menguntungkan antara kedua belah pihak.

Di dalam ekonomi Islam, uang di pandang hanya sebagai alat tukar, bukan sebagai barang dagangan atau komiditas yang diperjual belikan. Hal itu itu dipandang perlu karena konsep uang yang diaplikasikan sebagai barang tukar dapat merusak kestabilan moneter sebuah negara. Hal tersebut sangat berbeda dengan Ekonomi Konvensional yang menjadikan uang sebagai suatu komoditas, sehingga keberadaan uang saat ini lebih benyak diperdagangkan daripada difungsikan sebagai alat tukar dalam perdagangan.

 Lalu alat tukar seperti apa yang disarankan pada setiap transaksi di dalam ekonomi islam? Jawabannya adalah emas dan perak. Di dalam ekonomi syariah, Islam telah menjadikan standar mata uang berbasis pada sistem dua logam, yaitu emas dan perak. Sejak masa pemerintahan Khalifah Abdul Malik ibn Marwan, mata uang Islam telah dicetak dan diterbitkan (tahun 77 H). Artinya, nilai nominal yang tercantum pada mata uang benar-benar dijamin secara riil dengan zat uang tersebut. Sehingga dengan demikian, tidak ada keraguan lagi untuk menerapkan ekonomi syariah di negeri ini demi kemajuan umat.

Sudah punya software Coreldraw? Baik itu yang versi 11, X2,X3,X5 atau X7. Yup untuk versi terbaru di tahun 2014 ini adalah X7. Pada software Coreldraw X7 ini, dilengkapi dengan fitur seperti window > docker > join curves. Tentu perbedaan tersebut sangat ketara jika dibandingkan dengan Coreldraw 11 yang mana untuk menggabungkan semua garis menggunakan “join two nodes” (berdasarkan tutorial yang di dapat sih begitu :p).

Sebelumnya sempat menggunakan Coreldraw 11, namun terasa agak sulit untuk digunakan terutama untuk memberi warna pada objek. Kemudian setelah menginstal CoreldrawX7, ternyata sangat mudah dan menyenangkan!

Hampir seminggu belajar Coreldraw, baik itu versi yang 11, atau X7. Bahkan sempat menggunakan yang versi X5, namun tetap saja tidak bisa memberi warna pada objek, namun pada X7, ternyata berhasil sehingga fokus belajar desain menggunakan Coreldraw X7.

Objek yang saya desain adalah kaos dan kupu-kupu. Untuk kaos sendiri itu didesain menggunakan tool Bezier. Sementara untuk kupu-kupu menggunakan gabungan dari berbagai simbol (karakter). Untuk tutorial kaosnya bisa sobat cari di google :D. Sementara untuk kupu-kupu bisa sobat desain sendiri tanpa tutorial :D

Hal menyenangkan dari belajar Coreldraw adalah melihat hasil desain kita sendiri yang ternyata indah. Tentu itu membuat diri kita berpikir bahwa ternyata kita juga bisa mendesain. Hehehe. Baiklah ini loh hasil belajar Coreldraw hampir satu minggu ini. Walaupun gambarnya tidak seindah yang dihasilkan anak desain grafis, tetapi cukup indah bagi anak sastra seperti saya ini…

Voilaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa!

kaos polos

ada kupu-kupunya

desain kupu-kupu dari gabungan berbagai simbol

Tertarik untuk desain sendiri? Gampang kok, tinggal install saja Coreldraw, lalu cari tutorialnya dan belajar sendiri. Tidak ada kata terlambat untuk belajar kok hehe.

Anda mungkin pernah mengalami kejadian saat akan membeli makanan yang biasanya dibeli dengan harga yang terjangkau, namun tiba-tiba harga makanan tersebut mengalami kenaikan harga 2 hingga 5 kali lipat dari harga biasanya. Tentu kejadian tersebut sangat menyebalkan bukan?

Pada umumnya suatu barang mengalami kenaikan harga karena berbagai faktor diantaranya biaya produksi yang tinggi, biaya pengiriman barang, ketersediaan barang, hari-hari besar, faktor cuaca dan ulah pedagang nakal. Untuk faktor-faktor tersebut ada satu faktor yang tidak bisa ditoleransi yaitu ulah pedagang nakal. Pasalnya ia sangat merugikan para pembeli.

Mungkin “kesempatan itu tidak datang dua kali” menjadi pedoman sebagian pedagang nakal untuk menggaet keuntungan yang sebesar-besarnya. Biasanya pedagang seperti ini marak di hari-hari besar dengan berbagai dalih, dan terdapat juga di kota-kota besar yang banyak kedatangan wisatawan.

Saya pernah mengalami kejadian yang dituliskan di atas. Pada malam Sabtu kemarin, saya sama teman saya teringin menikmati siomay dan batagor. Kebetulan saya asli Kalbar dan berdomisili di Bandung hampir 2 tahun (belum bisa berbahasa sunda). Biasanya membeli siomay atau juga batagor di dekat kosan, karena malam itu yang jualan siomay dekat kosan lagi tidak jualan, kami pun meluncur ke depan (pinggir jalan raya Cihampelas). Nah jalan Cihampelas ini merupakan pusatnya celana jeans di Kota Bandung, maka tak heran banyak wisatawan di daerah sini.

Saat nemu gerobak pedagang siomay dan batagor, teman saya langsung minta bungkusin tanpa menanyakan harga terlebih dahulu. Alhasil saat akan membayarnya, ternyata harganya sangat mahal yaitu Rp. 15.000 per porsinya. Biasanya untuk satu porsi bisa di beli dengan harga Rp. 4.000 atau Rp. 5.000. Dari kejadian itu dapat ditarik kesimpulan bahwa pedagang tersebut mengambil kesempatan karena mengira kalau kami ini adalah pendatang, sehingga si pedagang menaikan harga berlipat-lipat. Padahal teman saya waktu itu berbahasa sunda ketika berbicara dengan pedagang itu. Kejadian menyebalkan itu tidak cukup sampai di situ, saat akan menikmati siomay dan batagor itu, ternyata porsinya lebih sedikit dari yang harga Rp.5.000. Tidak ada kentang, dan tidak ada kubisnya. Hanya dari segi bumbunya yaitu kacang tanahnya lebih banyak dan kental dari yang harga Rp. 5.000. Kotak dan sendok makannnya yang terbuat dari plastic mungkin juga menjadi faktor mahalnya harga siomay tersebut.

Nah bolehkah kejadian tersebut dikategorikan ulah pedagang nakal atau ketidakberuntungan pembeli seperti kami ini? 

Pedagang biasanya akan menetapkan harga sekian dan akan menaikannya sekian terhadap pembeli. Biasanya harga tersebut tidak terlalu mahal, sebagai contoh untuk pedagang nasi goreng biasanya per bungkusnya Rp. 9.000 untuk pembeli yang menetap di kota tersebut dan Rp. 10.000 atau Rp. 11.000 untuk wisatawan. Tentu perbedaan harga tersebut tidak terlalu mencolok dan masih bisa ditoleransi, berbeda dengan pedagang siomay tadi. Namun itulah yang namanya pedagang, mencari keuntungan sebesar-besarnya. Oleh karena itu pembeli harus hati-hati ketika akan membeli suatu barang atau makanan.

Agar tidak terjebak dengan ulah pedagang yang seenaknya menaikan harga, beberapa hal yang perlu dilakukan diantarnya:
 Cari informasi terkait harga barang yang akan di beli. Informasi tersebut bisa dari internet atau kenalan anda
 Tanyakan harga barang tersebut sebelum membelinya.
 Lakukan tawar menawar dengan pedagang (jika memungkinkan)
 Bayar dengan uang pas, jika ada kembalian mintalah kembaliannya dengan uang yang bagus.

Penerimaan calon mahasiswa/mahasiswipun akan dibuka tidak lama lagi. Hal itu menandakan bahwa tahun ajaran baru siap untuk dimulai. Bagi sobat muda yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi dan berniat untuk aktif di organisasi atau kegiatan ekstrakulikuler, sebaiknya dari sekarang memikirkan organisasi atau klub apa saja yang akan sobat ikuti sebagai kegiatan ekstrakulikuler sobat di kampus nanti.

Pada setiap perguruan tinggi, terdapat berbagai organisasi kampusnya dan berbagai pula klub-klub yang menarik. Bagi sobat muda yang senang berorganisasi, pilihlah organisasi yang jelas visi dan misinya. Hal itu dipandang perlu, agar keikutsertaan sobat muda pada organisasi tersebut tidak sia-sia. Selain itu juga, organisasi yang sobat ikuti juga hendaknya memiliki kesamaan dengan visi/misi sobat muda. Biasanya ada organisasi yang berdiri, tetapi tidak memiliki visi dan misi yang jelas, sehingga kehadirannya seperti bentuk formalitas saja. Sementara bagi sobat yang menyukai klub sobat bisa bergabung dengan klub yang sesuai minat dan bidang yang sobat gemari. Misalnya klub olahraga basket, klub musik band, angklung, biola atau juga klub kesenian seperti teater.

Baik organisasi atau klub ekskul yang sobat pilih nanti, hendaknya tidak terlalu banyak misalnya tidak lebih dari dua organisasi atau klub. Namun jika sobat muda memiliki kemampuan dalam membagi waktu, silakan pilih lebih dari yang telah disarankan di atas. Ketika sobat aktif di organisasi dan eksul, maka sobat muda harus menyesuaikan waktu antara belajar dengan waktu berorganisasi atau eksul. Jika waktu sobat banyak tersita untuk kegiatan organisasi atau eksul maka tentu sangat mempengaruhi intensitas belajar sobat muda di kampus. Misalnya yang seharusnya empat tahun karena sibuk organisasi atau eksul malah menjadi lima atau enam tahun. Namun meskipun demikian, aktif organisasi dan ekskul bukan penghalang untuk berprestasi loh, oleh sobat harus cerdas dalam membagi waktu antara belajar dan kegiatan organisasi/eskul sobat.

Nah bagaimana untuk memilih organisasi dan klub ekskul yang tidak menganggu jam belajar sobat? Tiap organisasi atau klub ekskul memang menyita waktu yang tidak sedikit. Meskipun demikian, biasanya nih, kegiatan atau latihan klub ekskul dilakukan setelah proses belajar belajar kampus selesai (khusus untuk yang kuliah regular). Misalnya untuk kegiatan organisasi himpunan mahasiswa, biasanya ada pemberitahuan kegiatan yang akan dilakukan seperti rapat, diskusi dan lain-lainnya yang waktu kegiatannya disesuaikan dengan waktu luang para anggotanya. Seperti jam istirahat siang, atau sore hari setelah usai aktivitas perkuliahan. Sementara untuk klub ekskul ini biasanya memiliki kegiatan seperti latihan. Sebagai contoh klub musik, biasanya latihan di mulai pukul lima sore dengan jadwal latihan seling satu hari. Nah biasanya bagi yang ikut dua klub ekskul ini ada insiden yang mana jadwal latihannya bentrok atau bersamaan jadwal latihan antara satu klub dengan klub lainnya. Jika tidak ikut latihan tentu akan sobat akan tertinggal beberapa hal yang seharusnya sobat ketahui atau pelajari. Lalu bagaimana menyikapinya? Jika jadwal bentroknya hanya satu kali atau satu hari maka sobat bisa meminta dispensasi atau izin untuk tidak hadir latihan pada salah satu klub tersebut. Namun jika jadwalnya bentrok terus menerus maka sobat harus pilih salah satu klub yang benar sobat akan ikuti sebagai kegiatan ekskul sobat. Tentunya yang benar-benar sesuai minat sobat.

Organisasi atau klub ekskul, keduanya memiliki banyak manfaat bagi sobat muda. Manfaat yang paling gampang untuk dilihat adalah relasi dan pengalaman. Oleh karena itu jangan takut untuk ikut organisasi atau klub asal sobat mampu mengatur waktu sobat. 

Setiap daerah di Indonesia memiliki tradisinya sendiri yang unik dan sangat menarik untuk diketahui. Satu diantaranya adalah Desa Sungai Kumpai Dusun Semayong yang memiliki tradisi tahunan yang unik. Tradisi tersebut sudah berlangsung lama dan turun menurun dilakukan oleh warganya. Tradisi tersebut adalah “berkebun semangka” yang dilakukan setiap tahun diakhir musim panen padi.

 Masyarakat setempat memiliki tradisi berkebun semangka seusai musim panen padi dan sekaligus menjelang musim panas. Hal itu dilakukan mengingat tanaman semangka sangat rentan terhadap genangan air. Sehingga musim panen padi yang biasa dilakukan menjelang musim panas menjadi awal untuk persiapan berkebun semangka.

Pada sekitar tahun 90an, warga setempat membuka lahan tanah gambut sebagai lahan kebun semangka mereka. Namun sekitar 2002 hingga sekarang, lahan yang dibuka untuk kebun semangka bukan lagi lahan tanah gambut melainkan lahan bekas sawah padi. Peralihan lahan tersebut dikarenakan seusai berkebun semangka, lahan gambut tersebut akan ditanami pohon karet. Oleh karena itu, sekarang ini kebanyakan warga berkebun semangka dengan memanfaatkan lahan sawah padi yang sebelumnya sudah dibersihkan. Memang terdapat perbedaan kualitas buh antara di lahan gambut dengan lahan sawah yaitu pada umumnya semangka yang ditanam di tanah gambut menghasilkan buah yang lebih besar dan lebih manis dibandingkan lahan sawah yang memiliki tekstur tanah yang kering. Meskipun demikian, hal tersebut tidak menjadi penghalang untuk melakukan tradisi tahunan ini. Bahkan hampir semua masyrakatnya yang semula dari lahan gambut bermigrasi ke lahan sawah padi.

Proses berkebun yang dilakukan ini memakan waktu yang lama yaitu sekitar enam bulan. Dalam waktu tersebut berbagai proses dilakukan yaitu pembibitan yang memakan waktu satu minggu, dilanjutkan dengan proses pembuatan “terumbu’’ atau bedengan yang dibentuk bulat, lalu diikuti penanaman, pembesaran terumbu, pemberian abu dan pupuk, dan terakhir penutupan terumbu dan penyemprotan hama. Setelah semua proses selesai dilakukan, tinggal menunggu waktu panen buah. Semua proses tersebut dilakukan secara manual dan menggunakan cara yang masih tradisional loh . Meskipun demikian, kualitas buah yang dihasilkan juga masih sangat bagus. Kualitas buah semangka dari Dusun Semayong ini memang diakui oleh daerah disekitarnya, termasuk Kota Sambas, maka tidak heran jika Semayong ini dikenal sebagai daerah penghasil buah semangka yang manis. Mengingat kualitas buah semangka yang tegolong bagus ini, maka sebaikanya pula diketahui cara tradisional yang dilakukan masyarakatnya dalam berkebun semangka ini.

 1. Pembibitan
Di mulai dari pembibitan yang bibit semangka (biji) dicuci terlebih dahulu, kemudian dibungkus dengan kain (terserah kain apa saja) dengan ukuran selebar 5 jari. Biji semangka yang akan dijadikan bibit tersebut harus dihitung jumlahnya. Hal itu dipandang perlu guna menyesuaikan dengan jumlah “terumbu’’ yang akan dibuat nanti. Biasanya satu “terumbu’’ memuat enam biji atau 10 biji.

2. Membuat terumbu
Proses selanjutnya adalah membuat terumbu. Pada umumnya bentuk terumbu semangka untuk penanaman biji berbentuk persegi. Setelah semangka tumbuh, maka terumbu tersebut yang awalnya persegi akan dibentuk secara perlahan menjadi bulat dan besar. Biasanya jumlah terumbu yang dibuat bervariasi yakni berkisar antara 20-100 terumbu. Semakin banyak terumbu yang dibuat semakain banyak pula nanti buah yang akan dipanen.


 3. Penanaman
Nah pada proses penanaman ini, terumbu yang sudah dibuat biasanya diberi abu. Lalu, abu tersebut dicampurkan dengan tanah (terumbu) tersebut. Selanjutkan bibit dan“paraden’’ (semacam racun hama agar bibit tidak dirusak hama/semut) dimasukan ke dalam tanah/terumbu yang sudah dilubangi (sekitar 3 atau lima lubang dengan asumsi 2 biji semangka per lubang). Setelah itu, ditutupi dengan tanah dan terumbu akan berbentuk persegi yang memiliki cekungan.

4. Pembesaran
terumbu Setelah semangka tumbuh, maka terumbu akan diperlebar sisinya. Saat inilah yang bentuk asalnya persegi diubah menjadi bulat. Di setiap pinggir terumbu akan digali dan dibentuk menjadi lingkaran/bulat. Pembesaran terumbu harus dilakukan secara hati-hati agar tidak terkena akar tanaman semangka.

 5. Pemberian abu dan pupuk
Setelah pembesaran terumbu selesai dilakukan, tanahnya kembali digali untuk diberi abu dan pupuk. Abu tersebut diperoleh dari hasil membakar rumput, daun, atau kayu sisa pembersihan lahan. Penggalian tanah ini harus hati-hati agar tidak terkena akar semangka, karena saat itu akar semangka sudah mulai menyebar. Pupuk dan abu yang ditaburkan juga berada jauh dari akar semangka. Setelah proses pemberian pupuk dan abu selesai dilakukan, terumbu kembali dirapikan dan kembali ditaburi abu.

 6. Penutupan terumbu
Masyarakat setempat menyebut proses ini sebagai “nembok terumbu’’. Untuk proses ini, terumbu kembali digali dan diberi abu serta pupuk. Setelah itu, dilakukan penutupan terumbu semangka menggunakan lapisan akar pakis (pada lahan gambut) atau jerami padi (lahan sawah). Pada saat ini juga, semangka sudah mulai berbunga, nah agar semangka tetap tumbuh sehat, maka perlu dilakukan pula penyemprotan hama. Setelah semua proses tersebut dilakukan saatnya menunggu semangka berbuah. Pada saat semangka mulai berbuah, dan buahnya sebesar kepalan tangan, biasanya akan dipetik dan dijadikan sayuran. Saat berkebun semangka, diselingi juga dengan kebun lainnya seperti mentimun, dan kacang. Setelah buah semangka besar, maka untuk mengenal buah yang sudah matang adalah melalui tangkainya. Di dekat tangkainya terdapat seperti akar yang keriting (ga tau namanya), jika mengering maka dipastikan buah semangka sudah matang. Kemudian cara kedua adalah dengan memukulkan jari ke buah semangka tersebut. Biasanya buah semangka matang secara bersamaan, jadi tinggal lihat apakah tangkainya sudah mengering atau belum 

Yuk Kita Mengenal Dangau! 
Oleh Eliyanto
Kata ‘‘Dangau’’ mungkin anda jarang mendengar atau mengucapkannya. Dangau merupakan satu di antara kata yang terdapat di dalam Kamus Bahasa Indonesia. Menurut KBI, ‘‘Dangau’’ (Kata Benda) adalah gubuk (rumah kecil) di sawah atau ladang tempat orang menjaga tanaman.

sumber gambar dari google
Kata ‘‘Dangau’’ saat ini sangat jarang di gunakan oleh orang Indonesia. Namun tidak bagi masyarakat Kab. Sambas, Kalimantan Barat loh. Kata ‘‘Dangau’’ baik itu lafaz, ejaan, atau bunyinya tidak jauh berbeda dengan bahasa Indonesia, bahkan artinya juga sama dengan yang terdapat di dalam KBI.

Kata ‘‘Dangau’’ dalam masyarakat melayu Kab. Sambas memiliki makna sebagai sebuah gubuk yang digunakan oleh petani untuk beristirahat. Dangau tersebut biasanya berada di pinggir atau tengah-tengah sawah. Selain sebagai tempat beristirahat, Dangau juga digunakan sebagai tempat sementara penyimpanan hasil panen padi.

Di dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Melayu Kab. Sambas, terutama kaum petaninya, Dangau merupakan tempat tinggal sementara yang digunakan sepanjang musim bertani baik itu mulai dari pembersihan lahan, pembibitan, penanaman hingga panen. Tidak jarang pula, dangau juga di jadikan tempat menginap bagi para petani yang jaraknya terlalu jauh antara rumah dengan sawahnya.

Ukuran Dangau bermacam-macam, ada yang kecil, sedang dan besar. Dangau yang bentuknya kecil biasanya digunakan untuk menyimpan peralatan bertani, seperti ‘‘parang1‘’, ember, pupuk, ‘‘penugal2’’, ‘‘Baka3’’, ‘‘Ketel4’’, ‘‘Tali Ukuran5’’, ‘‘Capel6’’ dan pakaian bertani. Sementara yang berukuran sedang biasanya bisa di gunakan untuk istirahat siang seperti makan siang, atau tidur siang. Bahkan bisa juga digunakan untuk menyimpan hasil panen padi. Biasanya bisa memuat 3-6 karung padi. Sedangkan Dangau yang ukurannya besar bisa digunakan sebagai tempat menginap yang dilengkapi dengan dapur. Bahkan dilengkapi dengan lampu penerangan listrik (bila dekat dengan rumah warga).

Beda ukuran, beda pula bahan yang digunakan untuk membangun dangau. Untuk dangau kecil biasanya bahan yang digunakan ala kadarnya yaitu dari kayu sebesar pergelangan tangan dengan dindingnya dari bahan plastik atau daun sagu. Sementara atapnya merupakan anyaman daun sagu. Dangau ini tidak memiliki lantai, kadang-kadang juga memiliki lantai yang terbuat dari beberapa papan. Sementara untuk Dangau yang ukurannya sedang, biasanya dindingnya terbuat dari papan, memiliki lantai yang juga dari papan, bentuknya agak tinggi, dan atapnya terbuat dari anyaman daun sagu. Sedangkan dangau dengan ukuran besar, memiliki beranda (meskipun kecil ), lantai dan dinding terbuat dari papan, tiang yang digunakan juga biasanya tiang yang digunakan untuk membangun rumah, atapnya terbuat dari anyaman daun sagu atau seng.

Bagi masyarakat petani Sambas, Dangau digunakan sebagai tempat berteduh (istirahat) kala hujan turun, atau cuaca panas. Oleh karena itu, Dangau sangat memiliki peran penting dalam kehidupan petani masyarakat melayu Sambas.

Catatan:
1. Parang: Seperti golok, namun bentuknya melengkung, memiliki berbagai bentuk sesuai fungsinya. Baik itu untuk pembersihan lahan sebelum penyemaian dan penanaman (Parang Panjang) serta untuk memotong rumput yang tumbuh di sekitar padi (parang pendek)
2. Penugal: Alat yang digunakan untuk membuat lubang dan memudahkan padi ditancapkan ke tanah. Terbuat dari kayu, berbentuk lancip.
3. Baka’: Bentuknya bulat, ukurannya bervariasi, kecil, sedang dan besar. Terbuat dari anyaman bambu yang digunakan untuk mengangkut hasil panen.
4. Ketel: tempat menyiram tanah sebelum ditancapkannya penugal. Alat digunakan agar tanah menjadi lembek dan mudah dilubangi.
5. Tali Ukuran: Terbuat dari tali bekas (tali nilon) yang panjangnya 1 meter-3 meter. Alat ini digunakan agar baris padi yang ditanam menjadi rapi dan beraturan.
6. Capel: Topi yang terbuat dari anyaman bambu. Bentuknya bulat dan membentuk kerucut. Bagian atasnya lancip.

.......................................




Translate

PSF

PSF