Kebangkitan Nasional adalah masa dimana Bangkitnya Rasa dan Semangat Persatuan, Kesatuan, dan Nasionalisme serta kesadaran untuk memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia.yang sebelumnya tidak pernah muncul selama penjajahan Belanda dan Jepang. Masa ini ditandai dengan dua peristiwa penting yaitu berdirinya Boedi Oetomo (20 Mei 1908) dan ikrar Sumpah Pemuda pada tahun 28 Oktober 1928.(wikipedia)

Tanggal 20 Mei merupakan Hari Kebangkitan Nasional ke 104 tahun. Pertama kali dicetuskan oleh Dr. Soetomo pada 20 Mei 1908. Harkitnas ini tentunya tidak sebatas nama maupun simbolis. Akan tetapi suatu moment untuk menumbuhkembangkan nilai-nilai semangat kebangsaan.

Nilai semangat kebangsaan tidak hanya berkaitan dengan pendidikan, perjuangan mempertahankan kemerdekaan, dan lain sebagainya. Akan tetapi juga berkaitan dengan kebudayaan.
Dewasa ini nilai-nilai semangat kebangsaan pada generasi muda sangat jauh dan bahkan rendah. Hal ini dapat terlihat dari sisi kebudayaan. Kita saat ini dapat melihat generasi muda lebih mencintai kebudyaan asing dari pada kebudayaan asli Indonesia. Mereka lebih bangga melestarikan kebudyaan asing tanpa harus menyaringnya terlebih dahulu. Sebagai contoh adalah ''Hari Valentine'' dimana hari yang dirayakan dengan antusias oleh generasi muda saat ini. Tentunya perayaan ''Hari Valentine'' ini identik dengan yang namanya ''pacaran''. Alhasil terciptalah yang namanya ''Free Sex'' atau ''Sex Bebas''. Seperti kita ketahui Free Sex atau Sex Bebeas ini bukanlah kebudayaan asli Indonesia dan sangat jauh dari nilai-nilai ketimuran. Akan tetapi apa yang terjadi? Generasi saat ini malah melestarikannya.

Contoh lainnya adalah ''ngedrug'' atau ''nyabu'' apalah namanya. Musuh nomor satu bagi generasi muda ini sering kita jumpai dikota-kota besar. Tak jarang orang yang memiliki jabatan, artis, penegak hukum, bahkan masyarakat didaerah juga terinfeksi dengan ''ngedrug'' ini. Dua contoh tersebut merupakan budaya yang berasal dari luar Indonesia. Yang sama-sama merusak generasi muda.

Jika generasi muda telah rusak akibat budaya asing, bagaimana mungkin bisa membangun bangsa ini. Untuk membangun bangsa ini tentunya juga dimulai dari diri sendiri yakni dengan membangun karakter maupun kualitas diri. Dengan membangun karakter maka terbentuklah benteng dimana setiap budaya asing yang masuk dapat disaring terlebih dahulu sebelum menerimanya.

Hari Kebangkitan Nasional hendaknya digunakan sebagai alat untuk menumbuhkembangkan rasa cinta terhadap bangsa. Salah satunya seperti yang telah disebutkan diatas yakni melestarikan kebudyaan Indonesia.

Udah bace jangan lupa follow twitter kamek ye, @Pecidasase

Share on :
.......................................




Translate

PSF

PSF