Anda suka minum Es? Es apa saja yang anda paling sukai? Apapun jenisnya semuanya menjadi pilihan masing-masing. Kalau Es ini merupakan satu diantara es yang anda sukai, maka tidaklah rugi jika anda menyimak tulisan berikut ini.


Es Teler, ya Es Teler namanya. Dengan minum Es Teler anda tidak perlu kuatir akan benar-benar menjadi teler, karena justru es Teler ini tubuh anda akan mendapatkan vitamin maupun nutrisi yang terkandung didalamnya. Pasalnya bahan-bahan Es Teler ini berasal dari berbagai jenis buah-buahan. Heran kenapa dinamakan Es Teler dan kenapa tidak diberi nama Es Buah saja? mengingat bahan-bahannya notabane berasal dari buah-buahan.

Es teler adalah koktail buah di Indonesia. Alpukat, kelapa muda, cincau, nangka dan buah-buahan lainnya disajikan dengan santan, susu kental manis, daun Pandanus amaryllifolius (biasanya dalam bentuk Sirup Cocopandan), gula dan sedikit garam.
Ramuan ini, diciptakan oleh Murniati Widjaja yang memenangkan kompetisi pada tahun 1982 untuk menghasilkan minuman nasional bagi Indonesia. (Wikipedia)

Selain bahan-bahan diatas, di Kota Pontianak Es Teler juga menggunakan buah semangka, agar-agar, melon bahkan wortel. Seperti diketahui mengkonsumsi buah-buahan juga bagus untuk kesehatan. Adapun manfaat dari buah yang terdapat pada es teler antara lain sebagai berikut :

1. Semangka
Buah yang berasal dari Afrika ini selain mengandung Senyawa asam amino sitrulin, Vitamin A, B, dan C, juga kaya akan antioksidan. Buah semangka ini bermanfaat untuk mencegah kanker prostat,dapat mengatasi kanker lambung, mempertahankan fungsi mental dan fisik para lansia, dan lain sebagainya.

2. Alpukat
Buah yang berasal dari Persia ini mengandung Fosfor, Kalsium, Zat Besi, Potasium, Vitamin A, Vitamin C dan Niacin. Alpukat juga mengandung mineral yang berguna untuk mengatur fungsi tubuh dan menstimulasi pertumbuhannya. Adapun Manfaat buah Alpukat antara lain : sebagai sumber vitamin B dan E, menurunkan kolesterol darah, mencegah anemia, mengobati sariawan dan melembabkan kulit yang kering.

3. Nangka
Buah yang berasal dari India ini mengandung Kalsium,Fosfor, Besi, Vitamin A , Vitamin B1 dan Vitamin C. Buah ini bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan saluran pencernaan, memperkuat sistem imun, mencegah kanker, menurunkan tekanan darah, dan lain-lain.

Masih banyak manfaat dari buah-buahan yang terdapat pada Es Teler. Dan manfaat tersebut yang sepertinya akan membuat anda menjadi teler (sehat) :)

Angkutan darat, udara maupun air sangat penting dalam kehidupan manusia. Baik itu angkutan umum atau angkutan milik pribadi. Semuanya digunakan untuk memperlancar aktivitas sehari-hari. Angkutan ini berkaitan erat dengan kendaraan. Baik itu kendaraan bermotor atau bukan (sepeda dan lain-lain).

Khusus Kendaraan bermotor di Kalimantan Sendiri setiap tahunnya mengalami peningkatan. Berdasarkan informasi yang dikutip dari RRI Pontianak, Di Kalimantan Barat jumlah jumlah kendaraan bermotor dari berbagai jenis di Kalbar hingga tahun 2011 mencapai 825.000 unit. Sekitar 746.000 unit diantaranya kendaraan roda dua. Diperkirakan pertumbuhan kendaraan bermotor di Kalbar pada tahun 2012 menembus angka 1.057.000 unit, dan sebanyak 966.000 diantaranya merupakan kendaraan roda dua.

Dengan volume kendaraan yang terus meningkat terutama kendaraan roda dua tentunya berpengaruh pada jasa angkutan umum. Biasanya yang mengalami perubahan adalah angkutan umum darat. Sebagai contoh angkutan kota. Dengan semakin banyak masyarakat yang memiliki kendaraan roda dua tentunya keinginan untuk menggunakan jasa angkutan kota juga kecil. Sedikitnya yang menggunakan angkutan umum pasti berpengaruh pada pendapatan yang berprofesi sebagai supir. Namun terkait dengan semua itu, pasti ada jalannya untuk kearah yang lebih baik. Baik untuk pemerintah, supir maupun masyarakat itu sendiri.


Tulisan ini Spesial buat Hari Angkutan Nasional yang jatuh pada hari ini.

Tanggal 21 April merupakan Kartini, disambut dengan Hari Bumi pada tanggal 22 April, dan tahukan anda bahwa tanggal 23 April ini merupakan Hari Buku Sedunia?


Kenapa Hari Buku Sedunia jatuh pada tanggal 23 April?

Berdasarkan informasi dari berbagai sumber, disebutkan pada tahun 1995, UNESCO memutuskan bahwa Hari Buku dan Hak Cipta se-Dunia akan dirayakan pada tanggal 23 April.Putusan ini diambil karena pada tanggal 23 April bertepatan dengan Ulang Tahun Kelahiran dan Kematian William Shakespeare, Festival Katalonia, kematian Miguel de Cervantes , Inca de Garcilaso la Vega dan Josep Pla , kelahiran Maurice Druon , Vladimir Nabokov , Manuel Mejía Vallejo dan Halldór Laxness. Nama-nama tersebut merupakan penulis Spanyol zaman dahulu. Sebagai contoh Miguel de Cervantes merupakan penulis asal Spanyol yang meninggal dunia pada 23 April 1923, Festival Katalonia yang merupakan hari bagi seorang laki-laki untuk memberikan bunga mawar bagi kekasih mereka dan para wanita harus memberikan buku sebagai pengganti. Sehingga penetapan 23 April sebagai Hari Buku merupakan bentuk penghormatan terhadap mereka.


Memperingati Hari Buku dalam konteks ini bukanlah menghormati atau mengagungkan mereka yang sudah meninggal. Melainkan sebagai moment untuk membaca buku guna menambah wawasan kita semua. Memperingati Hari Buku hendaknya tidak hanya dilakukan pas tanggal 23 April saja. Melainkan juga dilakukan setiap hari. Salah satunya memperingati Hari Buku adalah dengan membaca buku. Dengan membaca wawasan akan semakin berkembang.

Tugu Khatulistiwa Sumber Gambar disini

Kota Pontianak mendapat gelar sebagai Kota Khatulistiwa. Gelar ini karena kota Pontianak dilalui oleh garis khatulistiwa. Selain itu, Kota Pontianak juga dikenal sebagai penghasil lidah Aloe vera atau buaya terbaik se Indonesia. Lidah Buaya ini juga menjadi minuman khas orang kota Pontianak.
Lidah Buaya
Aloe vera Center terletak di Jalan Budi Utomo Pontianak. Pertama kali didirikan pada tahun 2002 dan dibudidayakan pada tahun 1990. Tanaman Aloe vera berasal dari Kapulauan Canary, Afrika Utara. Di Yunani pada tahun 333 SM Aloe vera dikenal sebagai tanaman yang dapat mengobati berbagai jenis penyakit, sedangkan di negeri Cina sebagai tanaman suci.

Es Lidah Buaya

Menurut, Kepala Dinas Pertanian Kalimantan Barat, Haizarin, lidah buaya di Kota Pontianak lebih bagus dibanding dengan provinsi atau negara lain. Pasalnya lidah buaya dapat berkembang dengan baik apabila semakin dekat dengan garis khatulistiwa. Di Kota Pontianak sendiri,lidah buaya dapat dipanen setiap dua minggu sekali. Dan rata-rata lidah buaya yang dipanen dengan ukuran yang besar. Sementara di provinsi atau negara lain, untuk panen lidah buaya hanya dapat dilakukan 4 bulan sekali. Hal ini menunjukan bahwa lidah buaya di kota Pontianak lebih unggul secara komparatif maupun kompetitif. Sehingga lidah buaya menjadi komoditas andalan Provinsi Kalimantan Barat.
Kebun Lidah Buaya di Jalan Kebangkitan Nasional

Jika Kepala Dinas Pertanian sendiri telah mengatakan akan keunggulan lidah buaya kota Pontianak, tentu kita semua ingin tau apakah benar ucapan beliau tersebut. Untuk lebih jelasnya, semua masyarakat yang berkunjung ke kota Pontianak, dapat jalan-jalan ke Aloe Vera Center di Jalan Budi Utomo. Atau langsung saja melihat kebun lidah buaya dan papaya di Jalan Kebangkitan Nasional. Lokasi kebun tidak jauh dari Jalan Budi Utomo. Dengan tersedianya jalan yang sudah diaspal dapat memudahkan untuk menelusuri kebun lidah buaya yang menjadi produk andalan Kalbar ini.

Akses menuju kebun lidah buaya




Dalam hal kebenaran dan keadilan, yang utama bukanlah masala besar atau kecilnya. Tetapi perlakukan sama terhadap semua orang (Albert Einstein)

Korupsi merupakan sumber kehancuran terbesar masyarakat saat ini (Olusegun Obasanjo)
Korupsi lebih buruk dari prostitusi. Prostitusi membahayakan moral individu, tetapi korupsi akan membahayakan moral seluruh negeri. (Karl Kraus)

Korupsi seperti bola salju, sekali bergulung akan terus membesar (Charles Caleb Colton)

Sejak dahulu, dalam masyarakat yang demokratis, korupsi dan penindasan tetap saja merupakan ancaman yang besar (Anna Lindh)

Yang menumbuhkan kejahatan korupsi seringkali adalah ketidak pedulian kita sendiri (Bess Myerson)

Karakter seperti pohon, sedangkan reputasi seperti bayangan, bayangan itu adalah apa yang kita pikirkan, pohon itu adalah kenyataannya (Abraham Lincoln)

Seringkali atas nama integeritas budaya serta stabilitas sosial dan keamanan nasional, reformasi yang demokratis berdasarakan penegakan hak asasi manusia ditentang oleh pemerintah yang berkuasa ( Aung San Suu Kyi)

Keyakinan tumbuh subur pada kejujuran, kehormatan, kesadaran atas kewajiban,perlindungan dan kerja yang tidak mementingkan diri sendiri. Tanpa itu tidak! ( Franklin D. Roosevelt)

Manusia menjadi besar ketika ia bekerja untuk kesejahteraan sesamanya (Mohandas Gandhi)

Keadilan dalam kehidupan dan perilaku suatu negara hanya mungkin jika hal tersebut tertanam dalam hati dan jiwa warga negaranya (Plato)

Keadilan itu sementara dan harus berakhir, tetapi hati nurani merupakan suatu yang abadi dan tidak akan pernah mati (Martin Luther)

Mengajar anak berkebutuhan kuhuss bukan perkara yang mudah. Diperlukan pendidikan dan keterampilan khusus agar dapat menangani mereka. Namun selain pendidikan dan keterampilan khusus, diperlukan juga yang namanya “Ketulusan, kesabaran, dan rasa mengasihi”.

Uning Taufiqi seorang guru honor Sekolah Luar Biasa di Kota Pontianak yang hampir satu tahanu mengajar anak berkebutuhan khusus ini berbagi pengalamannya sebagai guru yang mengajar kelas B atau anak-anak yang tuna rungu. Ia mengajar keterampilan kepada anak-anak berkebutuhan khusus ini seperti mengajar memasak,menjahit, dan lain sebagainya.

Uning Taufiqi menceritakan bahwa latar pendidikannya bukanlah dari jurusan SLB tetapi jurusan Umum. Sebelum ia mengajar di SLB, ia sempat mengajar di sekolah umum beberapa tahun. Bagi dirinya gaji yang didapatkan sangat kecil berbanding usaha yang ia tekuni yaitu berwirausaha. Namun karena merasa terpanggil dan merasa sangat diperlukan oleh anak berkebutuhan khusus, dan sangat puas melihat anak berkebutuhan khusus bisa mandiri. Maka ia putuskan untuk mengajar di SLB.

“Kalau disekolah umum itu ya seperti pada umumnya, bisa dibilang tidak punya keistimewaan kita disana, banyak-banyak guru lain. Kalau disini kita betul-betul diperlukan oleh anak-anak untuk membuat mereka mandiri terutamanya. Kalau dukanya, karena memang saya dari dulu umum jadi komunikasinya masih agak kurang dan itu memang mungkin perlu waktu saya bisa memahami betul-betul apa yang dimau mereka.” Ujarnya saat ditanya perbedaan mengajar di sekolah umum dengan SLB.

Suara Uning Taufiqi



Uning mengakui sebelum mengajar di SLB ia tidak mendapatkan pelatihan khusus untuk menangani anak berkebutuhan khusus. Tetapi berdasarkan niat tulus dan tekad yang kuat, pelatihan untuk menangani anak berkebutuhan khusus ia dapatkan melalui internet.

Diceritakannya anak yang tuna wicara dan tuna rungu ini secara akal mereka sempurna tetapi komunikasinya sangat kurang. Sehingga informasi yang didapatkan anak sangat kurang. Jadi sebagai guru harus banyak berinteraksi dengan anak berkebutuhan khusus agar dapat memberikan informasi yang seharusnya didapatkan oleh anak. Tetapi Uning tidak menafikan bahwa dia juga mendapatkan pelatihan yang diselenggarakn oleh dinas pendidikan, sekolah maupun dari pemerintah pusat.

Kata Uning : “Kami harus banyak dengan mereka itu sebenarnya ngobrol, berbicara, masukan kata-kata jadi biar mereka itu paham kalau misalnya garam rasanya asin. Kadang mereka ada yang belum tau,karena pernah merasa tapi tidak tau namanya itu garam. Itu bikin kita semakin semangat untuk belajar dan berkomunikasi dengan mereka”.

Menurut Uning, anak berkebutuhan khusus ini lebih tertarik pada pelajaran keterampilan dari pada teori. Karena sebenarnya yang diperlukan mereka adalah keterampilan untuk kemandarian mereka sendiri. Praktek lebih mereka perlukan ketimbang teori.

Uning berbagi tips bagi yang ingin mengajar di SLB yaitu harus ada panggilan hati. Apabila tidak ada panggilan hati mungkin tak akan ada cinta, tak akan ada sepenuh hati mengajar anak,dan penerimaan anak-anak kurang, karena kurang mencintai. Untuk mengajar di SLB harus benar-benar da keyakinan kalau dia itu terpanggil untuk mengajar di SLB, sabar dan punya ketertarikan minat untuk membantu anak yang berkebutuhan khusus serta jangan ada jarak dengan anak-anak. Kadang Uning juga berkirim pesan singkat dengan anak didiknya. Hal itu dilakukan agar sang anak mendapatkan kosa-kata baru.

Sementara itu Sulastri yang juga guru di SLB ini mempunyai latar belakang pendidikan khusus SLB di Universitas 11 Maret . Sejak dari SMA, ia memang mempunyai cita-cita untuk menjadi guru di SLB. Sulastri mengajar di SLB sejak 14 tahun yang lalu. Mengajar di kelas C atau Tuna Grahita yaitu individu yang memiliki intelegensi yang signifikan berada dibawah rata-rata dan disertai dengan ketidakmampuan dalam adaptasi prilaku yang muncul dalam masa perkembangan..

Sulastri berbagi pengalaman suka dukanya menjadi guru di SLB yaitu ketika mengajar tetap tidak bisa diterima anak didiknya, hal itu membuatnya sebagai guru merasa sedih. Sementara sukanya walaupun kemajuan sang anak hanya sedikit tapi itulah kemajuan yang paling terbesar.

Suara Sulastri




Senada dengan Uning Taufiqi, untuk mengajar anak berkebutuhan khusus ini diperlukan juga panggilan hati. Selain itu Sabar, Ikhlas dan harus mengerti karakter anak seperti apa.

Sumber Gambar Disini

Taman alun alun kapuas satu diantara tempat wisata yang ada di kota pontianak. Taman Alun-alun kapuas terletak Jalan Rahadi Usman atau di depan kantor Walikota Pontianak. Taman Alun-Alun Kapuas merupakan salah satu "open public space" yang cukup populer di kota Pontianak. Alun-Alun Kapuas ini berada dipinggir tepian Sungai Kapuas. Dengan memiliki air mancur dan replika Tugu Khatulistiwa.
Taman di Alun-Alun Kapuas
Luas Taman Alun-alun Kapuas saat ini sekitar tiga hektare. Dibangun sudah sejak zaman dulu, namun renovasi dilakukan pada tahun 1999. Saat ini pemerintah kota Pontianak terus melakukan pembenahan agar Taman Alun-Alun Kapuas dapat memberikan kenyaman bagi pengunjung. Satu diantaranya penyediaan tempat sampah, pos pengamanan dan pemasangan CCTV. Selain itu, pada taman ini para pedagang yang bukan pedagang kuliner tidak diperkenankan berjualan. Tujuan dari pelarangan tersebut agar taman dapat tertata dengan rapi dan dapat memberikan kenyaman bagi pengunjung. Karena taman ini merupakan tempat wisata keluarga dan pedagang yang berjualan khusus pedagang kuliner saja.
Tempat Duduk sekaligus pagar tanaman hias
Apabila mengunjungi taman Alun-Alun Kapuas pada sore hari, maka pengunjung dapat merasakan lembutnya hembusan angin dari Sungai Kapuas. Selain dapat menikmati terbenamnya matahari, pengunjung yang berada di taman ini juga dapat melihat aktivitas disekitar Sungai Kapuas. Seperti masyarakat yang menggunakan sampan, penyebrangan feri. Karena disebelah taman Alun-Alun Kapuas terdapat feri penyebrangan ke Pontianak Utara.

Di Taman Alun-Alun Kapuas ini juga dijadikan tempat pelaksanaan berbagai event. Seperti Lomba Meriam Karbit, Lomba Layang-Layang,Festival Budaya Bumi Khatulistiwa, dan berbagai event lainnya yang berkaitan dengan kebudayaan dan pariwisata.

Pantomim berasal dari Bahasa Latin "pantomimus" yang artinya meniru segala sesuatu. Pantomim adalah suatu pertunjukan teater yang menggunakan isyarat, dalam bentuk mimik wajah atau gerak tubuh, sebagai dialog. Jenis pertunjukan ini telah dikenal sejak zaman Romawi Kuno dan sering digunakan dalam ritus keagamaan dengan cerita umumnya seputar mitologi Yunani. Pantomim kembali populer pada abad ke-16 dengan berkembangnya Commedia dell'arte di Italia yang membawa pantomim pada bentuknya yang sekarang yang mengutamakan pada lakon komedi. (Wikipedia)


Video dibawah ini merupakan Pantomim yang diperankan oleh Tony, seorang siswa SMA di salah satu Sekolah Luar Biasa di kota Pontianak.

Tempat wisata Maribaya terletak di Jl. Maribaya, Lembang, Bandung Utara (Kab. Bandung, Jawa Barat). Jarak Objek wisata ini dari kota Bandung sekitar 21 Km , atau sekitar 5 Km dari kota Lembang ke arah timur. Sedangkan jika dari Kota Cimahi dapat ditempuh menggunakan kendaraan roda dua atau empat yaitu sekitar 45 menit.

Untuk menjangkau tempat wisata Maribaya ini pengendara harus ektra hati-hati, pasalnya jalanan yang dilalui cukup berliku dan tikungan yang tajam. Apalagi jalanan yang berada dilereng bukit dan kendaraan yang lalu lalang cukup padat sehingga para penggendara harus lebih berhati-hati. Meskipun demikian,apabila telah sampai di tempat wisata Maribaya, semua kepenatan dan kecemasan akan terbayar dengan pemandangan yang menakjubkan.

Pada objek wisata Maribaya ini terdapat kolam pemandian air panas, dan beberapa air terjun yakni : Curug Cigulung, Curug Cikoleang, Curug Cikawiri dan Curug Omas. Curug Omas, dengan ketinggian kurang lebih 30 meter. Dengan dilengkapi fasilitas berupa dua jembatan pengamat dari sisi bagian atas dan bawah yang memberikan kemudahan bagi pengunjung untuk bisa lebih leluasa menikmati air terjun tanpa perlu takut menjadi basah.
Untuk memasuki tempat wisata ini dihargai Rp.10.000 per orang, dan bagi yang ingin mandi di kolam air panas juga dihargai Rp. 10.000 per orang. Di area wisata Maribaya ini juga tersedia cenderahati yang dapat dibawa pulang oleh pengunjung. Mulai dari tsirt yang bertuliskan “Bandung”, gantungan kunci yang bertuliskan “Maribaya”, tas batik, sandal yang terbuat dari bambu dan lain sebagainya.

.......................................




Translate

PSF

PSF